Friday, December 24, 2010

Review 2010

Entah apakah cepat atau lambat waktu yang berputar di tahun 2010 ini. Tetapi memang benar awal tahun yang buruk bisa memberikan bahwa tahun itu akan buruk, seperti saat posting First day in 2010. Awal tahun yang sangat amat berat ini dapat disimpulkan banyaknya postingan ada di bulan Januari. Berusaha untuk tetep yakin jalanin hari-hari di tahun 2010 dengan usaha dan doa walaupun memang tahun ini adalah tahun terberat dan tersulit. Setidaknya bisa lebih mengambil makna dari sebuah kejadian dan alhamdulillah Allah SWT selalu adil pada hambaNya.
Tahun ini lebih punya banyak temen di dunia maya gara-gara blog walking, dari mulai pemberian award dari temen-temen blogger, ikutan Quiz berhadiah dari blogger, bantu publish koin cinta Bilqis, sampai ada beberapa temen blogger yang akhirnya contact langsung baik via YM maupun SMS. 
Selalu syukuri apapun yang dirasain di tahun ini dari mulai rezeki sampai cobaan karena itu yang membuat aku tetep bisa bertahan sampai hari ini. Segala kebaikan orang-orang yang telah berperan penting mauupun tidak penting, tetep mau bilang Terima Kasih banyak atas kesempatan Tahun 2010 ini.

Source gambar


Merujuk dari Resolusi 2010 yang dibuat diakhir tahun kemarin maka mari kita cekidot:
  1. Tunangan atau dilamar pacar atau sekalian Married : FAILED
  2. IPK 3,5 biar masuk 50 besar : 50% SUCCESS, cuma sanggup IP 3,72 tapi IPK gak bisa 3,5 dan tidak bisa masuk 50 besar
  3. Nikon DSLR : 100% SUCCESS, Nikon DSLR 5000
  4. Bisnis OL Shop : 50% SUCCESS, cuma bisa join sama temen
  5. Liburan ke Bali : FAILED
  6. Magang sukses 3bln : 100% SUCCESS, malah berlanjut kontrak 6 bln
  7. Judul Skripsi : 25% SUCCESS, baru cicil proposal tapi masih belum fixed
  8. Seli : 100% SUCCESS, boleh nyicil sama temen
  9. Latihan Basket bersama The Reds : FAILED, masih dalam rencana awal tahun baru latihan
  10. Latihan Taekwondo bersama BSM team : FAILED, tidak ada feel lagi sama pelatih
  11. Modif si Bee : FAILED
  12. Touring : 100% SUCCSESS, ke Carita sama Pacar dan ke Puncak sendirian
  13. Sneakers : FAILED
  14. Pulau Bangka : FAILED, cuma bisa ke Untung Island
  15. B2C (bike to campuz) : FAILED
  16. PSP : FAILED 
  17. PS3 : 50% SUCCESS, karena yang beli pacar jd hak milik pacar
  18. Lebih baik utk diri sendiri, pacar dan keluarga : 75 % SUCCESS
  19. Bisa selalu ada utk org2 yg disayang : 75% SUCCESS
Ternyata hampir 50% dari resolusi 2010 bisa terwujud tapi mungkin tak ada resolusi 2011 karena takut malah banyak yang tidak terealisasikan. Sekedar review saja dari posting-posting yang ada ditahun ini ternyata banyak banget pelajaran hidup yang bisa didapat dari mulai seneng atau sedih, susah atau mudah, kecil atau besar, baik atau jahat dan segala yanga da dalam kehidupan. Dan hari ini aku menyatakan, aku satu langkah lebih maju dari mereka yang belum merasakan apa yang aku rasakan. 

Special Thanks to:
  • Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya untuk tetep bisa hidup sampai detik ini merasakan semua yang terjadi di tahun 2010
  • Keluargaku terutama Mamah yang selalu support aku dalam segala hal, you're the best i ever had. De gones yang memeberikan banyak alasan untuk aku tetep berusaha dalam berbagai hal sampai detik ini. Ninis yang walaupun sangat menyebalkan tapi berhasil membuat aku terus berusaha lebih dewasa dan bisa dicontoh sama gones.
  • Kamu yang aku cinta, you're my soul until the end of time. Kamu yang selalu berusaha ada untuk aku juga keluargaku dan terima kasih atas segala kelakuan yang membuat aku semakin berusaha mencintaimu klo kata lagu "I love the way you lie".Semoga semua tetap pada jalan kita ya
  • Semua temen-temen yang cukup berperan dalam segala perputaran hidup tahun 2010 ini, Fatma, Echa, Kus (yang suka membuat galau), Mas Damar (yang suka curcol), Riski, Firman, Rama, Andrew (yang doyan bgt menghina), Lani, Lina (yang buat jungkir balik), Rosela (temen2 yang cukup solid), Ade, Topo (paling berjasalah untuk karir tahun ini), Yesi (yang memberi banyak cerita tentang komitmen),  Mas Nanang ( temen kecil yg baru ketemu lagi), Mba wulan, Bu Sari, K'ema, Mita, Rani (temen kantor yang banyak beri pengetahuan tentang dunia kerja), Pak Rully (bos yang membimbing), Mba Winda, Mba Esha (walaupun tak kenal dekat tapi terima kasih atas pelajarannya), Ajeng (yang berhasil membuat bom kehidupan yang dasyat), Mas Anton (yang selalu memberi nasihat tentang hiudp), banyaklah semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu..... Thank's for your participated....

    Sunday, December 5, 2010

    Selbe (Seli Beureum)

    Akhirnya tak sia-sia nyangkul pagi dan bela-belain nguli malam beberapa bulan terakhir ini. Salah satu yang diinginkan bisa didapat, ya ini adalah sepeda lipat. Pacar baru lagi namanya SelBe (Seli Beureum), semoga tetep setia menemani setiap dibutuhkan.


    @Stasiun Kalibata
    Hari minggu tanggal 5 Desember 2010, ini adalah pertama kalinya nekat gowes paling jauh naik sepeda. Sebelumnya pernah pake seli sang pacar dari rumah di kramat jati ke ampera kemang tapi kali ini ke thamrin sudirman. Awalnya memang mikir beberapa kali untuk nekat jalan pagi ini, karena satu hal yang membuat untuk lebih cari kegiatan daripada mikir macem-macem jadi sangat mendadak. Dari rumah gowes jam 6.04 menuju stasiun kalibata, sempet berhenti di pinggir jalan sebrang pudikes untuk beli minum karena ternyata tenggorokan sangat kering. Sesampai di stasiun kalibata langsung beli 2 karcis ekonomi karena masih pagi jadi masih sepi kereta.
    Karena memang gak hafal letak stasiun jadi selama digerbong tanya- tanya sama penumpang lain, ya sempet ngobrol sama bapak-bapak disebelah yang akhirnya ikut bantuin angkat si selbe waktu turun di halte Juanda. Tidak sempet jepret karena terlalu semangat untuk gowes ke CFD dan juga sudah ditunggu kawan. Ternyata lumayan juga loh kayuh pedal dari Juanda ke thamrin sudirman, tapi rasanya pengen terus gowes kalo dah gowes.

    Karena memang cuma niat muter sekalli di HI dan ketemu kawan jadi abis itu pulang lagi disamping itu duit pas-pasan. Waktu pulang kembali sok tau cari jalan menuju stasiun gondangdia karena lebih dekat dari HI. Sesampai di stasiun ayodya, penjual karcis bilang ekonomi jam stgh 10an udah penuh jadi susah klo bawa sepeda. Akhirnya beli 2 karcis AC-Ekonomi, pas banget sampai diatas kereta ekonomi tiba ternyata kosong banget, daripada rugi lagi kalo naik ekonomi jadi tunggu Ac-Ekonomi (biar sejuk dalam kereta), lumayanlah sambil lurusin kaki.
    Ternyata AC Ekonomi penuh banget, jadi berdiri sambil pegang si Selbe. Sempet diajak ngobrol sama pasangan suami istri, sekilas tanya jawab padahal dalam hati berkata "aduh pak bu, saya newbie". Turun lagi di stasiun kallibata dan kembali gowes ke rumah. Sekitar jam 11an sudah dirumah lagi dengan tenggorokan kering, perut kosong, muka kucel, kaki kayak mau copot, mandi keringat dan langsung tepar dilantai. Banyak hikmah yang bisa diambil dari Gowes Sendirian hari ini:
    • Jangan sok tau apalagi sok berani
    • Jangan dibiasakan nekat dadakan, coba lebih direncanakan
    • Pemanasan sebelum olahraga itu penting
    • Persiapan uang lebih itu harus
    • Ketika percaya dan yakin bisa pasti bisa
    • Gowes itu bikin ketagihan, karena akan minta lagi, lagi dan lagi
    • Melakukan apa yang kita sukai itu hasilnya akan lebih enak
    • selanjutnya isi sendiri..................
    Terima kasih SelBe untuk waktumu hari ini menemani kegalauan yang tidak seharusnya digalaukan.....

    -na yang mulai keracunan gowes-

    Friday, November 12, 2010

    Internship

    Sebuah progam wajib kampus yang dilaksanakan selama liburan semester 6 atau kenaikan tingkat 4, wajib dari kampus selama dua bulan penuh dan mencari tempat atau perusahaan untuk kegiatan tersebut. OK mari bercerita tentang internship....
    Sesuai kalender akademik tanggal 5 Juli 2010 adalah waktu pelaksanaan magang walaupun kadang kalender itu bisa mendadak berubah seenaknya tapi kebanyakan mahasiswi memang memulai magang saat itu. Mungkin terlalu santai sebelum-belumnya sampai akhirnya hari itu masih menganggur dirumah, minggu pertama masih terasa nyaman karena memang baru selesai ujian akhir jadi memang butuh istirahat tapi saat masuk minggu kedua rasanya iri sekali membaca timeline twitter atau home facebook yang berisi keluh kesah kawan-kawan. Sebenernya sebelum ujian sudah berusaha bikin surat pengantar kampus untuk beberapa perusahaan seperti Bank B**, B**, dan Tek******. Itu semua juga karena mamah yang nyuruh buat, untuk surat pengantar pertama mencoba mengantar langsung ke alamat yang ada alhasil hanya dioper-oper dari mulai lantai 23 ke 18 ke 23 terus suruh ke lt 3 gedung sebelah tapi akhirnya nyerah sampai dsitu dengan pasrah menitip, surat pengantar kedua masih ada dirumah karena memang info juga tidak jelas dari temennya mamah, surat pengantar ketiga nitip sama om. Menunggu panggilan itu bukan hal yang bisa selalu sabar dinanti, semua tidak ada kepastian yang jelas tapi semua mendukungku untuk tetap sabar menanti. Akhirnya kembali buat surat pengantar untuk ke AN*** dan Ind**Pa*****Ed*****, ini juga referensi dari teman sang pacar ternyata juga waiting list. Memang sial atau memang belum rezeki, setiap ada tlp masuk dari AN*** selalu tidak terangkat. Cuma berdoa dan tetap berusaha saja untuk bisa dapet magang di minggu keempat itu. Akhirnya baru inget punya temen SMA yg memang sejak SMA ayahnya merupakan pejabat penting di sebuah perusahaan, tanpa lama beliau meminta CV dan lamaran. Keesokan harinya meluncur kerumahnya untuk kasih CV dan lamaran, tanpa surat pengantar dan tanpa tahu alamat jelas kantor yang dituju. Selang sehari lagi-lagi terulang ada telepon nomor kantor tidak terjawab dan ternyata itu dari kantor tsb. Sempat pasrah lagi saat itu, berpikir sudah malas lagi cari-cari tempat tapi pas baca status seorang temen dibutuhkan mahasiswa untuk magang di U*****Trac*** langsung aja kirim CV kesana. Esok harinya ada telepon untuk interview di perusahaan tmn SMA itu, di MID Plaza Sudirman. Akhirnya tgl 3 Agustus 2010 jam 10 interview untuk magang dimulai, beberapa pertanyaan umum dilontarkan sperti halnya interview. Namun yang paling bingung adalah ada 3 orang yg gonta-ganti meng-interview, dan terakhir adalah langsung oleh Head Customer Marketing. Ini pengalaman interview yang melucukan, ketika penannya bertanya soal dapet info darimana lalu terdiam sejenak mendengar jawabanku sampai nego gaji. Tujuan awal adalah dapat tempat magang dan dapet nilai tanpa mikir gaji. Inilah hasil kesabaran yang memang perlu disyukuri, dapet tempat magang yang multinasional company, letak daerah perkantoran juga strategis, dan balik modal transport+makan. Dimulai tanggal 5 Agustus 2010 dan diperjanjian berakhir 30 September 2010.
    Hari pertama magang adalah bertemu HRD untuk tanda tangan perjanjian dan segala kelengkapannya sampai keputusan akhir gaji. Karena superior saat itu masih diluar kota jadi masih magabut, cuma searcing dan googling aja sambil baca-baca product knowledge. Hari kedua hanya membantu staff lain untuk check PO dan menomorkannnya. Memang ya kesabaran itu sangat diperlukan dalam segala hal, bayangkan disaat sudah mulai magang saat itu juga beberapa perusahaan memanggil seperti Tek****** panggilan untuk kepastian, AN*** yang meminta konfirmasi untuk panggilan magang, Ind**Pa*****Ed***** panggilan written test tanggal 10 Agustus 2010,  dan U*****Trac*** panggilan interview tanggal 12 Agustus 2010. Andai saja bisa memilih diantara semua dengan ekspektasi income tapi terlanjur mengambil keputusan untuk di JH** karena tak enak sama ayah sang teman dan juga posisi jabatannya.
    Minggu berikutnya mulai tinggi load kerjanya, mulai bersahabat dengan angka di excel dan ppt. Memang serba salah, tak ada kerjaan aka magabut berasa tak nyaman tapi kerjaan banyak menumpuk juga tak nyaman. Biasalah namanya manusia yang tak pernah ada rasa puasnya, selalu ingin begini dan begitu. Pengalaman magang yang memang berbeda dari pengalaman kerja sebelum-belumnya, ini seperti benar-benar real dunia kerja nyata yang sebenarnya. Sekilas tentang pengalaman kerja, pernah jadi data entry di kampus dan SPG di beberapa tempat tapi saat ini duduk di sebuah meja, depan komputer, memakai rok, kemeja, dan sepatu serta menggunakan otak untuk benar-benar menerapkan segala ilmu yang didapat. Realitas yang dibayangkan tidak sama dengan kenyataan, kemandirian yang sangat dibutuhkan dari mulai bertanya mengenai segala info ruangan sampai hal mendetail tentang kerjaan. Selama menyukai perkerjaan itu selama itu pula terasa mudah dan cepat terselesaikan.
    Pengalaman yang berharga adalah ketika berteman dengan karyawan yang memang sudah lebih berpengalaman dalam segala hal tentang kerja maupun kehidupan karena berbagi ceritanya sangat diperlukan untuk kehidupan kelak nanti. Dari mulai seorang ibu yang bekerja untuk menghidupkan satu anaknya karena suaminya telah meninggal, seorang wanita karir yang tetap berjuang mencari uang juga tetap memperhatikan kebutuhan keluarganya layaknya sang ibu rumah tangga, dan sampai seorang karyawan yang memang bekerja untuk berfoya-foya dengan dunianya sendiri. Mereka punya warna warni kehidupan masing-masing karena mereka punya caranya masing-masing.
    Selama kegiatan ini sudah sedikit dipenggal di Ramadhanku, Ramadhanmu dan Ramadhan Kita jadi mungkin tak perlu diulang lagi cerita kegiatan sehari-harinya. Perlu diceritakan adalah ketika beberapa hari masa magang diperjanjian usai si bos meminta untuk tetap bekerja disana selama 6 bulan kedepan. Dilematis yang sangat tinggi karena tgl 30 September 2010 mau coba interview di AN*** karena memang cari pengalaman. Tapi pada akhirnya ekspektasi di AN*** tidak sesuai dan membuat lebih memilih bertahan untuk 6 bulan kedepan. Sebuah penawaran yang akhirnya mengubah hidupku, dari mulai kegiatan kuliah malam hari setelah pulang kerja, dorongan hati untuk bisa mandiri, gaji yang cukup pas-pasan tapi bisa bantu mamah bayar SPP si bungsu sampai tidur panjang di weekend. Kegiatan yang banyak merubah pola hidup dari mulai waktu tidur sampai pola makan.


    -na yang kedepannya akan kerja sambil kuliah-

    Thursday, October 28, 2010

    Ketidakpahamanmu

    Sekali lagi aku disadarkan oleh sebuah kisah, sebuah kisah perjalan hidup yang membuatku terdorong untuk tetap berdiri tegak. Aku diumur 18 tahun yang sudah kehilangan sosok ayah adalah moment yang sangat berat karena saat itu awal mula semua tujuan hidupku dimulai, dari mulai akademik dan non akademik. Dan sekarang saat 2 tahun lebih aku menjalaninya, baru terasa rasa amat sangat kehilangan sosoknya, baik dari materi maupun nonmateri. Seharusnya aku sudah lebih siap disaat umurku saat itu dibanding seorang anak kecil bahkan balita yang belum tahu apa arti hidup. Seorang anak itu biasa dipanggil AKA, setiap pagi selalu bermain sepeda sepanjang jalan depan rumahku. Ketika aku ingin berangkat, biasanya de AKA sudah nangkring didepan rumah dengan berkata "teh nana... teh nana... main sama aka yuk". Tapi tidak dengan pagi ini, wajahnya tidak terlihat disepanjang jalan rumahku. Anak-anak lainpun yang biasa bermain sepeda sambil sarapan tak terlihat. Saat aku masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil keperluanku untuk berangkat ke kantor sempat bertanya sama mamah. Dan mamah berkata "Bapaknya AKA meninggal na". Aku hanya bisa terdiam dengan seluruh buluku merinding dan meneteskan air mata karena membayangkan de AKA. Aku hanya membayangkan bagaimana de Aka hidup kedepannya tanpa belaian sang ayah? Bagaimana de Aka mampu menahan rindu pelukan sang ayah? Karena aku yang sudah berumur kepala 2 saja tak mampu membendung semua itu. Sepanjang jalan menuju kantorpun entah mengapa aku meneteskan air mata, sampai aku suka melamun saat mengendarai bee. Dalam hatiku berdoa:
    Ya Allah lindungilah selalu adik kecil ini, berikanlah rahmatMu dan hidayahMu agar tetap bisa bertahan bersama ibunya. Ya Allah berikanlah ketabahan dan kesabaran pada keluarga yg ditinggalkan
    Karena pagi ini aku tidak sempat mengunjunginya, aku hanya dapat cerita dari mamah tentang de Aka. Sikecil memang masih dalam tahap pertumbuhan belajar mengenal juga mengetahui sehingga memang tidak terlihat kesedihan dimatanya. Namun saat melihat foto sang ayah dipajang didepan rumahnya, de Aka berkata "Ayah dio, ayah dio" sambil menunujuk fotonya. Dan sang ibu hanya menganggukkan wajahnya dengan air mata. De aka berkata lagi "Mah ayah dio mana?" sambil menujuk kembali foto itu dan dalam hatinya pasti berkata kenapa hanya ada fotonya. Orang-rang yang berkunjung kesana hanya bisa menangis melihat de Aka yang selalu senang bermain bola walaupun di keramaian duka pagi ini. 
    Tadi pagi sebenarnya rencana sekeluarga besar akan meluncur ke Surabaya namun de Aka bersih keras untuk tetap tinggal dirumah. De Aka tak mau ganti pakaian tidurnya dengan berkata "Aka gak mau ikut, aka dirumah aja sama mba 'nem, aka jaga rumah aja mah" dengan teriakkannya. Anggota keluarga yang lainpun sudah siap dalam mobil, sang ibupun semangat memaksa Aka untuk ikut karena memang janjian bertemu dengan ayah dio (ayahnya aka yang bertugas dinas di Pontianak) di Surabaya sesuai perbincangan di HP jam 11 tadi malam. Namun usaha sang ibu memaksa Aka untuk naik ke mobil juga tak berhasil sampai akhirnya mendapat kabar melalui telepon rumah dari komandan sang ayah yang diterima oleh sang nenek bahwa Ayah dio telah meninggal jam 03.00 dini hari. Rencana ke Surabayapun gagal, usaha mendapat tiket pesawat untuk menjemput jenazahpun tak berhasil, hanya bisa menunggu jenazah tiba di Jakarta.
    Bayangkan hidupnya yang masih sangat butuh perhatian sang Ayah
    Bayangkan hidupnya yang masih dalam tahap perkembangan dan pembelajaran
    Bayangkan hidupnya yang akan datang hanya bersama sang Ibu
    Tidak ada air mata yang menetes di mata de Aka karena memang sikecil tidak memahami apapun
    Tapi suatu hari nanti de Aka pasti akan menangis kecang memanggil ayahnya ketika rindu itu tidak tertahankan
    Ketidakpahamanmu membuat semua orang semakin meneteskan air mata
    Ketidakpahamanmu tentang kehilangan orang yang sangat kamu cintai
    Ketidakpahamanmu atas segalanya...
    -na yg sangat tahu rasanya de AKA-

    Friday, September 24, 2010

    Hari Barumu

    Ternyata waktu sangat cepat berputar ketika merasakan segalanya bisa terlewati dengan mudah ya secepat angin berhembus dan bisa terlihat
    Ternyata waktu sangat cepat berjalan ketika merasakan segalanya bisa terlampaui dengan nyaman ya secepat subway berada di jalurnya dengan kecepatannya
    Ternyata waktu sangat cepat berlari ketika merasakan segalanya bisa terlalui dengan indah ya secepat air mengalir dan berjatuhan di tebing terjun
    Namun terkadang merasakan waktu sangat lama berputar, berjalan dan berlari adalah mereka yg masih belum bisa menjalankan hidupnya dengan berbagai cara hidup

    Segala masalah yang menerjang seperti diterjang batu karang
    Segala rintangan yang menerjang seperti dihalangi persimpangan berbagai arah dan sudut
    Segala cobaan yang menerpa seperti dijatuhi hujan batu es
    Namun semua itu tetap disyukuri dengan sabar dan ikhlas

    Kesabaran dan keiklhasanmu selama ini ternyata menghasilkan sesuatu yg tak terduga
    Sebenarnya bisa terduga namun ini cukup lama untuk bisa diduga
    Ya selamat atas kesuksesanmu untuk bertahan 5 tahun loyal dengan perusahaanmu
    Akhirnya hari itu tiba, sebuah kebanggaan untukmu, orangtuamu juga orang-orang terdekatmu
    Semoga kamu tetap giat berusaha bertahan loyal dengan perusahaanmu
    Tidak membedakan pekerjaan seperti teman satu teammu
    Selamat berjuang untuk membuktikan kamu memang layak mendapatkan semua ini

    
    source gambar
     Setiap tahun umur bertambah yang sebenarnya umur hidup berkurang
    Berharap bertambahnya umur membuat banyak perubahan yg baik seiring perubahannya
    Tahun sebelumnya mungkin hanya ucpan selamat, kejutan dariku, kado dan doa untukmu
    Tetapi tahun ini sangat berarti untukmu, perubahan umurmu menjadi hari barumu
    Tuhan memberikan hadiah terindah untukmu
    Hadiah ini pasti akan sangat membuatmu bahagia
    Tetaplah bersyukur atas segalanya

    Mungkin mulai hari itu tidak hanya umurmu yg berubah tetapi segala dalam kehidupanmu
    Memulai segalanya dengan merealisasikan rencana hidupmu
    Memulai segalanya dengan menyatakan tujuan hidupmu


    Selamat atas hari barumu





    -na yg senang akan berita barunya-

    Tuesday, September 21, 2010

    Between Me and I

    Me : Hey knp bengong?
    I     : Knp ya?
    Me : Pasti soal hatimu lagi ya?
    I     : Jangan sotoy ah
    Me : Bukan sotoy tp saya tahu tentang itu
    I     : Apa yg kamu tahu belum tentu benar
    Me : Mungkin memang belum tentu benar, tapi saya hanya tahu
    I     : Beri tahu saya jika kamu tahu
    Me : Untuk apa kamu tahu, toh kamu cuma hanya diam
    I     : Karena diam adalah emas
    Me : Basi, katakanlah apa yg kamu ingin katakan
    I     : Sudah
    Me : Lalu, tanyakan apa yg kamu ingin tanyakan
    I     : tidak bisa karena saya hanya ingin tahu
    Me : Loh bertanya apa yg kamu ketahui, tadi katamu tahu belum tentu benar
    I     : Saya takut dan ragu
    Me : Apa yg kamu harus takuti dan ragukan? Takut Jawaban menyakitkan? Ragu akn jawaban kurang jujur?
    I     : Mungkin seperti itu tapi saya lebih takut dan ragu jika saya menanyakan apa yg saya tahu malah membuatnya merasa bersalah
    Me : Itu tandanya kamu selalu menyalahkannya
    I     : Ya benar memang aku selalu merasa benar
    Me : Itulah kegoisanmu, tidakkan kamu melihat apa yg sudah terlewati sampai saat ini?
    I     : Sangat melihat, dan karena itu juga yg membuat saya memilih untuk diam
    Me : Ada tempat dan waktu yg memang harus diutarakan jika memang harus
    I     : Waktu itu tidak pernah ada untukku
    Me : Pasti ada waktu untukmu tp kamu yg tidak selalu siap
    I     : Iya benar bukan aku tidak bisa tapi aku tidak mau
    Me : Selamat anda mulai sedikit sadar
    I     : Baru mulai ya?
    Me : Coba pikirkan kembali, mengapa yg kamu tahu itu selalu menghantuimu?
    I     : Karena saya selalu memikirkannya tanpa dibicarakan
    Me : Selamat anda memasuki level berikutnya mulai sedikit sadar. Lalu bagaimana solusinya?
    I     : Aku hanya bisa tetap diam, hanya tahu saja.
    Me : Hey ini aka terus berputar dititik ini jika hanya itu yg kamu mau
    I     : Aku punya seribu alasan untuk tetap bertahan
    Me : Seribu alasanmu tidak berguna jika kamu hanya diam
    I     : Lalu apakah saya wajib menanyakan apa yg saya tahu?
    Me : Hanya mengutarakan saja untuk kepastiannya, jangan bertanya dengan menjudge yg mengarah menyalahkan karena selama ini kamu menyalahkan tanpa lihat dirimu
    I     : Sebuta itukah aku tidak melihat diriku?
    Me : Coba dari awal hingga sekarang ingat semua kelakuanmu yg menyakiti hatinya?
    I     : Aku hanya ingat satu kesalahaku
    Me : What's HANYA SATU? hey sadarlah
    I     : Ok, aku memang banyak salah yg aku buat selama ini sehingga membuatnya sakit, baik disengaja ataupun tidak. Tapi bagaimana dengannya?
    Me : Jangan melihatnya, lihatlah dirimu terlebih dahulu. Pantaskah kamu untuknya?
    I     : Mungkin memang aku bukan yg terbaik sampai saat ini atau aku tidak pantas untukknya tapi aku yakin dengan cinta ini
    Me : Lalu mengapa kamu masih takut dan ragu jika kamu yakin?
    I     : Karena.......
    Me : Sudahlah kamu tidak bisa menjawabnya. Sekarang sadarkah apa yg sudah dirinya korbankan?
    I     : Segalanya
    Me : Itu kamu sudah sadar, belum cukupkah?
    I     : Ya aku sadar banyak yg sudah iya korbankan dari yg berwujud hingga tidak berwujud
    Me : Dari hati yg siap disakiti, kesempatan yg slalu diberikan, materi dan non materi?
    I     : Ya dirinya yg masih mencintai dan meyayangiku walaupun sudah sangat kecewa, kesempatan yg byk yg dioberikan untuk merubah keliruan padaku, penghasilan yg selalu disisihkan untuk membahagiakan aku jg keluargaku, waktu yg selalu berusaha disediakan untukku
    Me : Lalu masihkah kamu takut dan ragu? Belum cukupkah raga yg selalu terlihat kuat untuk bisa melindungimu juga keluargamu? Belum cukupkah jiwa yg selalu sabar dan ikhlas untuk bisa membahagiakanmu?
    I     : Semua sangat cukup, bahkan terlalu cukup untukku. Aku hanya butuh kepastian
    Me : Kepastian untuk apa? Kalian menjalin sebuah hubungan yang baik, saling kenal dengan keluarga besar masing-masing. Bahkan ibumu sudah mulai mempersiapkan waktu untu hari kalian.
    I     : Namun itu tidak menjamin, dan soal ibuku hanya harapan
    Me : Percaya dan yakin jodoh sudah diatur begitu juga rezeki. Berdoalah selalu agar terkabulkan keinginanmu
    I     : Aku selalu berdoa untuk percaya dan yakin soal jodoh maupun rezeki tetapi kadang symfoni hitam menghantuiku
    Me : Sudahlah lakukanlah yg bisa membuatmu terlihat lebih baik dan tetap berusaha menjadi yg lebih baik dari yg terbaik
    I     : Hey knp kamu menggurui aku dan sangat tahu diriku
    Me : "Because I am Me"

    -na yg mengalami pertengkaran kecil pada dirinya-

    Thursday, September 16, 2010

    Ramadhanku, Ramadhanmu, dan Ramadhan kita

    Ramadhan (ejaan KBBI: Ramadan) adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam). Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Al-Quran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al-Quran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. Kekhususan bulan Ramadhan ini bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al-Quran pada surat Al Baqarah ayat 185 yang artinya:


    "bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..." (sumber: wikipedia)

    Sebelum masuk bulan Ramadhan, berdoa agar bulan ini lebih baik dari tahu sebelumnya. Dan Selama Ramadhan sungguh banyak kegiatan yang dilakukan dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dan semoga kedepannya akan selalu menjadi lebih baik. Pengalaman yg mungkin akan menjadi kebiasaan untuk nantinya, ramadhan kali ini dilewati dengan hari-hari kegiatan magang disalah satu perusahaan swasta di Jalan Sudirman. Dari mulai bangun sahur, mandi, makan sahur, salat subuh, siap berangkat ngantor, mengerahkan tenaga dan otak dikantor, perjalanan pulang yg macet, buka puasa, teraweh sampai kembali menutup mata. Biasanya bisa tidur sekitar 8-10 jam tapi kegiatan ini membuat mata terlelap hanya 6 jam. Kebayang sangat kagetnya tubuh ini sampai harus kedokter dan direkomendasikan untuk cek darah juga rontgen.

    Tapi hari-hari itu terlewati dengan sangat indah walaupun lelah tapi tetap terasa sangat cepat waktu berputar. Mungkin karena hampir 90% hari-hari di Ramadahan ini dilaksanakan bareng-bareng sama kamu. Selama Ramadhan kali ini 75% kita sahur bareng juga buka puasa bareng. Sangat wajar kalau rasa lelah tidak terasa, terima kasih untuk kamu yg selalu bersedia berangkat dan pulang bareng karena mengurangi tenaga untuk mengendarai Bee. Selain itu juga terima kasih untuk kamu yang selalu bersedia membelikan makan untuk sahur juga buka puasa untukku dan keluarga karena memang terkadang tidak ada makanan. Dan terima kasih banyak atas waktu, tenaga, hati serta materi yang kamu korbankan selama Ramadhan ini.

    Banyak pelajaran yang bisa diambil selama Ramadhan kita ini, dari mulai berlatih sabar dan ikhlas untuk segala hal sampai pembelajaran rutinitas hidup. Aku yang sangat bersyukur bisa melalui hari 2x24 jam bersama kamu di weekend, dengan melayanimu tulus dan ikhlas. Di hari-hari biasa dari mulai membangunkanmu sahur, menyiapkan hidangan sahur untukmu, menyiapkan handuk untuk mandi, menyiapkan kemeja serta menggosoknya, dan sampai menyiapkan perlengkapan tidurmu. Sedikit banyak aku belajar menjadi seorang wanita yg sebenarnya, tetap berkarir tanpa meninggalkan kewajiban dasar dirinya.

    -na yg berharap ramadhan selanjutnya bisa lebih baik-
    @kantor

    Friday, August 13, 2010

    Sang Mantan

    Hidup ini memang berputar seperti roda sepeda, ban motor ataupun ban mobil. Ada saat kita diatas dengan berbagai kebahagiaan, kepuasan dan segala hal membuat kita lupa akan posisi dibawah padahal saat kita dibawah merupakan titik yang membuat kita merasa lebih lama berada disana. Salah satu contoh satu momebt yang memang membuat kita mati gaya adalah putus cinta a.k.a berakhirnya sebuah hubungan dengan seorang yng kita sayangi dan cintai. Tapi berikut kata-kata untuk menyemangati saat ada diposisi itu: 
    When the relationship has ended, cheer up! It means, God is preparing the one who's best for you.. exactly!! I keep my eyes open just to remind you that everything will be okay today! I know that you are somehow ailing, but there's nothing you have to worry about, because your response to any challenge has always been ...unfailing, deary! ;)
    Biasanya kata-kata terkahir dari pihak yang memutuskan hubungan adalah sebagai berikut:
    Sooo I feel confident that you will get through this smoothly and finally win the fights! hang in there hon, you will see.. :)  I will always pray for you, honey.. don't be scare, just pray and keep on faith! ♥ ♥
    Keliatannya masih sok baik juga untuk kita yang terlalu kecewa dengan keputusannya tapi padahal itu merupakan maksud baik sang pihak pemutus. Mungkin kadang memang keputusan itu dimabil saat emosi kedua pihak tidak stabil sehingga terjadilah keputusan tersebut. Atau mungkin ada pihak ketiga yang ikut berperan besar dalam hubungan tsb. Suatu saat sang pihak pemutus akan merasakan seperti ini:
    Sesuatu akan terasa sangat berarti ketika sudah tidak lagi ada atau tidak lagi dimiliki
    Tetapi seharusnya tetap sadar akan keadaan yang ada saat ini, lihat sekitar dan yang akan datang. Namun saat itu juga pasti sang pihak pemutus sadar bahwa penyesalan itu sangat dalam dan biasanya berikut yang dikatakannya pada sang pihak penerima putus:
    Mungkin karna terlalu indah kenangan kita, hingga ku takkan pernah lupakan dirimu, cinta kita dan semua dosa ku , mungkin karna terlalu dalam hatimu terluka, hingga kau takkan pernah maafkan diriku dan kau berikan aku satu penyesalan yang indah . . .
    Semua itu memang hak setiap orang untuk berpikir, memiliki rasa, ataupun bertindak untuk pribadinya. Tapi kayaknya agak lebay juga kalo terus-terusan mikir kesalahan terbesar kita di masa lalu ke sang mantan karena sampai kapanpun salah itu akan tetap salah, dan maaf tidak bisa menghilangkan kesalahan itu. Sarannya untuk mereka yang sedang ada diposisi sang pihak pemutus adalah melangkahlah kedepan tanpa harus lagi selalu merasa dan mengingat selalu kesalahan itu sekalipun kesalahan terbesar dalam hidupmu karena semua harus tetap berjalan kedepan bukan kebelakang. Dan untuk mereka sang pihak penerima putus adalah biarkan hidup sang pihak pemutus tenang dan bahagia walaupun sakit dan berat untukmu dan sekalipun dirinya menyesal dan akan memperbaiki segalanya, tetaplah kuat dan tegar bertahan untuk berjalan kedepan tanpa mengulangnya. Untuk kalian semua yang penting adalah saling ikhlas dan memaafkan...
    source gambar

    -na yang sudah lupa semua mantan-

    Sunday, July 25, 2010

    Untung Island

    Kadang sesuatu yang membuat kita sangat tertekan bisa membuat kita memaksa untuk nekat melakukan hal apapun. Wajar saja ketika seseorang merasa ingin mati dengan cara bunuh diri atau wajar saja seseorang kehilangan akal saat emosinya sangat tinggi sehingga bisa melakukan hal-hal yang membahayakan orang lain. Mungkin memang saat ini bukan pertama kalinya berada disituasi ini tetapi tetap saja rasanya masih belum bisa mengatasi hal-hal seperti ini. Situasi dimana memang benar-benar penuh tekanan yang tekanan itu muncul dari diri sendiri, bukan saatnya menyalahkan orang lain tetapi memang karena diri sendiri yang masih punya banyak kekurangan dalam hal apapun.
    Dengan sangat mendadak dan nekat pagi hari itu aku berangkat ke rumah sebuah teman di Tangerang dengan niat membicarakan soal lowongan kerja namun ternyata beratnya masalah akhir-akhir ini membuat pikiran semakin keras untuk ingin pergi jauh. Dengan keteguhan hati tanpa planning sama sekali, sabtu siang berangkat menuju "Untung Island" dengan naik angkot. Namanya juga mendadak jadi segalanya sangat-sangat tidak bermodal, sering disebut bag packer. Naik sebuah angkot ke RS Tangerang karena mendadak juga 2 teman yang teracuni mau bergabung dalam perjalanan ini, biaya Rp. 2.500. Dari situ naik angkot 3/4 untuk menuju kp.melayu tapi salah satu teman ditengah jalan ngotot untuk turun di teluk naga mas dan saat turun ternyata bukan tempat yang dimaksud, baru sadar juga dibohongi oleh sang kenek degan buang uang sia-sia sebesar Rp. 3.000. Alhasil harus nambah lagi biaya Rp. 3.000 untuk menuju kp.melayu setelah bertanya pada warga setempat, dan dari kp.melayu naik angkot lagi yang disebut angkot tuyul. Sebenernya angkot tuyul merupakan sebutan dari warga disana karena angkot tersebutu memang angkot yang beroperasi tanpa izin, tanpa trayek yang jelas dan ngebut. Akhirnya sampailah di tanjumg pasir dengan angkot tuyul tsb biayanya Rp. 3.000. Tanpa pikir panjang langsung menghampiri perahu-perahu yang juga sudah siap untuk jalan. Berikut hasil yang bisa diambil di Tanjung Pasir:
    Kurang lebih 30menit naik perahu  dengan biaya Rp. 10.000 per orang untuk nyebrang ke pulau untung jawa. Berikut gambar yang diambil di pintu gerbang pulau untung jawa:
    Sampai disana masih tidak punya tujuan, akhirnya melihat sekeliling keadaan pulau tsb. Memang niatnya mau pulang pergi tapi ternyata perahu terahir untuk ke Tanjung Pasir sudah tidak ada karena memang sudah sore tiba disana. Rasa lelah membuat kita mencoba mencari homestay dengan harga mahasiswa yaitu Rp. 150.000 untuk satu malam padahal besok paginya juga sudah pasti pulang, tetapi memang harga sudah tidak bisa ditawar lagi. Oh iya sekedar info, semua homestay disana tidak mau menerima pasangan muda apalagi cuma berdua jadi untuk yang masih pacaran dan mau main ke pulau untung jawa mending ajak teman sebanyak-banyaknya, selain memudahkan mendapatkan homestay tetapi juga semakin murah biayanya. Berikut gambar homestay:


    Istirahat sebentar dihomestay sambil ngemil dan ngobrol ternyata membuat lupa moment matahari terbenam, dengan lari keluar saat  maghrib untuk mengejar sisat matahari terbenam. Sedikit sisa moment yang bisa diambil:









    Setelah itu makan mie ayam plus teh botol pake es dengan biaya Rp.10.000 sambil menikmati angin pantai. Tapi memang melihat indahnya malam itu membuat ingin teriak mengeluarkan semua beban yang ada. Karena besok paginya mau lihat matahari terbit, cepet-cepet tidur biar tak terlambat lagi. Memang bukan rezekinya melihat matahari terbenam maupun terbit, lagi-lagi terlambat untuk melihatnya. Akhirnya memutuskan untuk menyewa sepeda sebesar Rp. 5.000 perjam berputar mengelilingi pulau tersebut. Dan akhirnya kita menemukan pantai diujung pulau tersebut yang masih sangat biru, tanpa memikirkan apapun langsung menjatuhkan sepeda berlari menuju pantai untuk menyebur. Berikut pantainya :







    Karena waktu sewa sepeda hanya sejam dan masih ingin mengelilingi pulau tersebut akhirnya cuma sebentar main air dipantai itu. Berikut gambar yang diambil selama mengitari pulau itu :



    Setelah menghabiskan waktu satu jam menyewa sepeda, siap-siap kembali ke homestay karena rencana mau ke pulau rambut. Setelah semua rapih untuk checkout ternyata salah satu anggota perjalanan kurang sehat, dicoba makan dan minum obat tapi tetep tak mempan alhasil membatalkan penyebrangan ke pulau rambut, selain itu juga memang sudah panas sekali terik panas matahari bersinar. Perjalanan pulang kembali menyeberang ke tanjugng pasir terlebih dahulu lalu naik umum ke Terminal Kalideras dan menuju ke arah masing-masing rumah.
    Perjalanan mendadak yang gembel ini membawa oleh-oleh sakit untuk semua anggota perjalanan, mungkin pengaruh kurang tidur juga angin laut. Setidaknya perjalanan ini bisa mengurangi beban yang ada walaupun beresiko yang sangat bahaya pada akhirnya setelah perjalanan ini, mungkin bisa menambah beban atau malah akan menghilangkan segalanya. Percayalah hanya ingin sekedar menenangkan hati ini dengan cara ini bukan dengan cara-cara yang mengecewakan untuk orang lain. Terima kasih untuk semua anggota perjlanan yang nekat mendadak untuk tetap melakukan perjalanan ini. Next destination is Karimun Java Island.......


    -na yg memang nekat jalan-

    Wednesday, July 21, 2010

    Hari Kematian

    Memang tak ada yang pernah tahu kapan manusia lahir ataupun mati. Tak ada yang pernah tau sebelumnya penyebeb manusia mati. Semua hanya kuasa Allah SWT sang pencipata yang Maha Mengetahui segalanya dalam dunia ini. 
    Hari ini tiba-tiba saja aku berharap adalah hari kematianku. Bukan aku menyerah dengan cobaan yang ada, bukan karena aku lemat tidak ingin berjuang, bukan karena aku tidak lagi mau bertahan menghadapi hidup yang pebuh warna ini, bukan semua itu bukan karena itu. Aku hanya takut, di hari kedepannya aku tidak berguna lagi untuk siapapun, aku tidak diinginkan lagi oleh siapapun, aku tidak dibutuhkan lagi oleh siapapun dan aku takut aku hanya membuat orang-orang sekelilingku terbebani karena aku. Ini permasalahanya hanya ada padaku, aku yang selalu berperang dengan pikirianku itu.
    Perjalanan hari ini, niat awal memang ingin bertemu pacar tapi ternyata pacar lelah banget jadi harus istirahat tanpa diganggu karena sore ini harus berangkat dinas luar kota lagi. Akhirnya memutuskan untuk ke kampus bikin surat permohonan magang di sebuah perusahaan yang sangat setengah hati rasanya. Diperjalanan menuju kampus (daerah tebet), si bee mulai tidak bersahabat dikendarai, berasa goyang-goyang tidak imbang. Setelah aku melihatnya ternyata ban belakang sudah kempes. Beberapa meter dipaksa jalan untuk sampai di tukang tambal ban, ternyata ban tertancap paku kecil yang bengkok dan  tidak bisa ditambal dengan kata lain harus diganti dengan ban dalam yang baru. Sejenak flashback, baru saja seminggu yang lalu aku ganti ban dalam  saat menuju kampus juga setelah mogok dijalan bersama seorang sahabat yang autis (piss sob). Saat itupun pakai uang dia karena uang dikantong hanya 10rb dan tidak sempat ambil uang di ATM. Dan hari ini aku harus ganti ban lagi? Rasanya sial banget beberapa minggu ini, mungkin  cobaan juga buat si bee. Akhirnya memutuskan untuk ganti dengan ban yang baru dengan meminta yang bagus. Si abangpun mengambil ban, dan setelah aku tanya harganya 35 ribu. Aku dengan santainya menawar harga ban tersebut menjadi 30 rb, dia sepat 32,5rb, namun akhirnya deal 30rb. Kesalahanku adalah tidak melihat isi dompetku terlebih dahulu sebelum menawar dan sepakat dengan harganya, isi dompetku hanya 20rb dengan kata lain kurang 10rb. Tanpa pikir panjang aku menggadaikan KTP ku untuk menjadi tahanan. Seingatku saldo di ATM masih bisa diambil 50rb tapi ternyata pas cek di ATM saldo berkurang karena potongan administrasi bulanan, masih mencoba tenang dan sabar. Akhirnya berpikir untuk lanjut kekampus bikin surat permohonan magang, siapa tahu ketemu teman disana jadi bisa pinjam uang. Tapi ternyata kampus sepi, hanya ada mahasiswa yang baru mau pendaftaran. Alhasil memutar otak sambil menunggu surat itu jadi setelah jam makan siang, aku menuju rumah pacar tanpa menghubunginya.Memang salahku tak menghubunginya terlebih dahulu, atau lebih baik minta transfer saja via ATM. Mungkin pikiranku sudah sangat kacau dan perasaanku yang sangat kacau. Aku berpikir kalo aku menghubunginya takut menganggu istirahatnya, dan klo aku menemuinya paling tidak dia sedang bersiap-siap, hanya itu yang ada dipikiranku saat itu. Alhasil aku dipinjamkan uang 50rb untuk menebus ban sekalian bisa isi bensin. Ketika aku ingin kembali kekampus entah kenapa aku hanya ingin dan butuh pelukannya namun mungkin aku salah, sudah membuat emosinya meninggi dan semakin emosi ketika aku menangis dalam peluknya. Aku hanya ingin tenang dalam pelukannya, hanya itu. 
    Salahkah aku yang meminta bantuan padanya saat aku membutuhkan sesuatu? Jawabanya tidak salah tetapi cara meminta bantuannya yang salah.
    Salahkah aku yang ingin tenang dalam pelukannya? Jawabannya tidak salah tetapi situasinya yang membuat perlakuanmu salah
    Aku menyadari itu semua tetapi aku benar-benar tak tahu lagi cobaan hari ini apalagi yang harus aku terima, sejenak membuatku susah untuk bertahan hidup kedepannya. Apalagi aku semakin tidak paham sebuah kalimat:
    "40%=senang, 10%=sedih, 50%=capek. Thx WW"
    Rasanya hidup ini amat sulit, saat aku benar-benar ingin berdiri kembali dari semua tapi saat itupun aku akan jatuh lagi. Jalan hidupku memang masih panjang tapi apakah semua yang diharapkan masih bisa terjadi. Entah kenapa aku sangat ingin hari ini adalah hari kematianku. Dengan kecepatan 80km/jam menuju kampus, aku masih diselamatkan dengan rasa takutku walaupun sempat terhimpit ngerem mendadak diantara mobil pribadi dan mobl box. Dari kampus menuju rumahpun dengan kecepatan yang sama sambil chat di HP, aku masih dilindungi walaupun sempat ngerem mendadak karena mau menabrak seorang ibu-ibu. Aku hanya tinggal menunggu beberapa jam lagi apakah akan ada kejadian yang membuat hari ini adalah hari kematian.
    Bagaimana jika terkibarkan bendera kuning dirumahku, tersiar kabar:
    Fina Dwihandayani telah meninggal dunia
    Nana is dead

    Mungkin mamah sangat amat akan sedih karena kehilangan seorang anak yang dibanggakan dan diandalkan walaupun aku tidak merasa cocok untuk itu. Mungkin si bungsu merasa kesepian karena tidak ada teman tidur, teman cerita atau rindu akan sosok kakak yang ini. Mungkin si kakak sulung merasa hampa tanpa suara si cempreng, teman gila-gilaan atau teman bertengkar. Mungkin teman-teman rindu akan kehadiran sicewe tomboy, si pre-woman, seorang teman yang selalu membuat ketawa, seorang teman yang tak tahu malu atau bahkan teman yang dimanfaatkan. Mungkin mereka yang membenciku dan menganggapku musuh akan merasa bahagia karena tidak adanya aku. Mungkin untuk dia yang selalu aku cintai, akan merasa tenang karena tidak adalagi si jelek yang menyebalkan, sijelek yang slalu menganggu, sijelek yang pernah bohong, sijelek yang nyusahin, sijelek yang membuatmu sedih, sijelek yang berteriak memanggilmu kacrut, aa, ataupun panggilan lain yang tak pernah dirasakannya.
    Jika hari itu memang benar tiba, aku hanya ingin bilang makasih untuk keluargaku, pacarku, teman-temanku dan orang yg membenciku juga menganggapku musuh. Permohonan maaf pertama adalah untuk mamah karena tidak bisa mewujudkan harapannya untuk bisa bersanding hidup dengan calon mantu idamannya juga idaman alm apih. Permohanan maaf kedua untuk pacar yang selalu berkorban dan berjuan untukku. Permohonan maaf ketiga untu sibungsu dan sisulung karena belum bisa bahagiain kalian. Permohonan keempat untuk teman, sahabat dan keluarga besar jika selama ini sikapku memalukan dan permohonan maaf terakhir untuk mereka yang membenciku atau bahkan menganggapku masuh karena pernah membuat kalian tidak menerimaku apa adanya.


    -na yang menunggu kematiannya atau tertuliskan dalam death note-
    @ home 21 Juli 2010, 18:30

    Friday, July 16, 2010

    Perubahan


    Hal ini pasti terjadi disetiap situasi apapun, keadaan apapun, dan waktu kapanpun
    Baik hanya kehilangan sesuatu yan paling penting dalam hidup seperi orang tua tercinta, seseorang pacar, seseorang sahabat maupun benda kesayangan
    Ada dampak positif dan negatif ya dengan kata lain ada perubahan baik juga buruk
    Ketika kehilangan benda kesayangan, rasanya ingin kembali mengulang waktu agar bisa lebih menjaga benda tersebut atau berusaha kembali bisa mendapatkannya yang baru (biasanya)
    Ketika kehilangan pacar, rasanya dunia berhenti sejenak dan tak punya semangat hidup pada akhirnya hanya mengurung diri di kamar (biasanya)
    Ketika kehilangan sahabat, rasanya tak bisa lagi percaya orang lain dan merasa hidup hanya seorang diri (biasanya)
    Tapi ketika kehilangan orangtua, rasanya semua benar-benar mati rasa dan tidak tahu lagi arti segalanya (biasanya)
    Kehilangan salah satu orang tua bisa membuat banyak perubahan dalam hidup, perubahan baik maupun buruk
    Namun hanya keikhlasan yang bisa dilakukan untuk tetap bisa bertahan menjalani hidup

    Dahulu setiap tahun ajaran baru, alm Apih selalu membelikan anak-anaknya sepatu baru, tas baru dan alat tulis baru juga tak lupa hadiah karena prestasi di kelas. Kini si Bungsu telah lulus SMP dan mulai duduk di bangku SMA tetapi tidak dibelikan sepatu baru, tas baru alat tulis baru maupun hadiah karena prestasinya. Padahal nilai rata-rata kelulusanya mencapai 8,9 dan bisa masuk di sekolah favourite yang dulu menjadi salah satu tujuan sekolahku. Andai saja alm Apih masih ada, pasti si Bungsu akan diberikan apapun yang diinginkannya. Perubahan ini merupakan salah satu perubahan buruk yang terjadi setelah kehilangan salah satu orangtua.
    Namun perubahan baik juga terjadi padaku terutama aku menjadi lebih mandiri dalam segala hal. Selain itu  aku menjadi lebih bertanggung jawab dalam beberapa hal. Apalagi menjaga mamah tercinta, kebahagiaannya yg menjadi tujuanku saat ini. Semoga suatu saat nanti aku bisa membantu membiayai sekolah si Bungsu setinggi-tingginya tentunya dibantu dengan suamiku nanti. hehehehehe
     -na yang selalu berusaha keras menghadapi perubahan-
    @ home 14 Juli 2010, 17:11

    Tuesday, July 13, 2010

    Terhenti


    aku berteriak melalui tulisan

    disebuah halaman kosong, tanganku menari diatas keyboard

    menggoreskan jejak.. 

    diiringi simfoni jeritan jiwa 

    menghitamkan putih, menumpahkan isi yang ada di jiwa..

    dan terhenti, ketika simfoni tak lagi mengalun..

     

    aku berkeluh kesah melalui tulisan

    dipostingan blog, tanganku berdansa diatas keyboard

    menghasilkan kata

    diiringi lantunan dari otak dan hatiku 

    mewarnai kekosongan, memuntahkan segala yang ada dalam otak dan hatiku 

    dan terhenti, ketika otak dan hatiku tidak bisa lagi terdengar

     


     


    source gambar


    -na yg bisa terhenti-

    @ home 13-7-2010

    Friday, June 25, 2010

    New Love

    Ternyata semua yang kita inginkan itu bisa tercapai dengan percaya dan yakin kalo kita pasti bisa. Akhirnya penantian selama ini, aku bisa memiliki sesuatu yang baru dan berharap bisa membantuku meredam kejenuhan yang ada.
    This is the new love :
    Nikon D5000
    Sudah lama sekali pengen punya ini barang gara-gara ngiler banget kalo lagi pergi ke alam liat orang-orang bawa ini barang apalagi kalo lagi CFD di thamrin setiap akhir bulan.  Semoga barang ini bisa selalu setia menemaniku dikala aku senang maupun sedih. My new love name is "Dodos".....
    Ini gambar-gambar yang berhasil di jepret dari seorang yang amatir tentang photography:

    -na yang punya hobby baru-
    @ home 25 Juni 2010, 17:32

    Monday, June 21, 2010

    Pasti Ada

    Terlintas tiba-tiba saja dipikiran jika memang semua mimpi tidak bisa tercapai, mungkin ada hal-hal yang akan tetap seperti sebelumnya atau sepeti saat-saat ini tapi bisa juga ada hal yang akan berubah. Entah kenapa keyakinan pasti ada kerinduan antara aku dan kau....



    source gambar


    Untukmu....
    Kerinduan untuk mamah yang perhatian padamu
    Kerinduan akan manjanya si gones kepadamu
    Kerinduan akan rumah punai
    Kerinduan akan tertidur lelap melepas lelah
    Kerinduan berlibur bersama keluarga
    Kerinduan akan keramaian keluarga besar
    Pasti Ada Kerinduan itu

    Namun mungkin akan lebih banyak untukku....
    Kerinduan akan salat berjamaah denganmu, dari mulai subuh hingga isya
    Kerinduan akan panggilan "Jelek" dari mulutmu
    Kerinduan akan melihatmu tidur lelap
    Kerinduan akan tidur disampingku bersama adik-adik yang lain
    Kerinduan akan sarapan pagi bareng kamu
    Kerinduan akan meyiapkan keperluan kamu dipagi hari
    Kerinduan akan waktu 20 menit menuju rumahmu
    Kerinduan akan berangkat dan pulang bareng
    Kerinduan akan tanganmu menyuapiku saat makan
    Kerinduan akan perjalanan panjang di kereta
    Kerinduan akan perjalanan panjang di bus
    Kerinduan akan perjalanan panjang di motor
    Kerinduan akan perjalanan panjang di mobil
    Kerinduan akan melihat ribuan bintang dipinggir pantai
    Masih banyak lagi kerinduan yang lain
    Pasti Ada Kerinduan itu

    -na yang yakin semua itu pasti ada-
    @ home 21 Juni 2010, 20:46

    Wednesday, June 9, 2010

    Just 4 u mom

    Dua hari sebelum tanggal kelahhiran mamah, memberi usul ke ade dan kk patungan beli kado untuk mamah. Alhasil usul itu diterima oleh kk, ade, pacar dan pacarnya kk, jadi banyak khan yg ikut patungan. Hahahahaha.... Apalagi si pacar bersedia membelikan cake juga untuk mamah, senangnya punya pacar baik hati (promosi dikit).
    Satu hari sebelum hari H dijadwalkan mencari kado dulu bersama pacar. Setelah dari pagi sampe siang nunngu SIM keliling dari Polda yg gagal di Masjid Al-Azhar (menurut info dari web TMC Polda) terus meluncur ke campuz balik lagi ke Masjid AL-Azhar baru menuju ITC Ambasador Kuningan. Dan ini yang kita beli untuk mamah.....


    Setelah mendapatkan kado tersebut, kembali mencari SIM keliling di Masjid Istiqlal (menurut info dari web TMC Polda) tapi tidak terlihat juga. Akhirnya menghantam hujan kecil dari sana sampe kemang ampera dan akhirnya ganti mobil dirumah pacar. Kebetulan ade sm mamah lagi keluar sekalian cari makan jadi jemput. Sore itu mamah minta anter kermh sodara untuk tahlilan 3harian wafat sodara. Si pacar memberi ide hanya ngedrop mamah terus cari cake, akhirnya bersama ade dan pacar menuju Harvest untuk membeli Coklat Tiramisu. Karena waktu masih lama menunggu mamah selesai tahlilan jadi kita menghabiskan waktu ke 711, sekedar minum dan makan makanan ringan. 

    Hari H tepat pukul 00:00 masuk menuju kamar mamah bersama ade, kk, pacar, pacarnya kk dan seorang sepupu. Aku masuk mematikan lampu, ade bawa cake dan kk bawa kado tapi tak ada yang berani bangunkan mamah tidur akhirnya aku loncat-loncatan dikasur mamah untuk membangunkan mamah. Tiup lilin tanpa make a wish secepatnya dilakukan mamah karena ngantuk banget, tapi ketika buka kado dari kita langsung melek sambil langsung kotak-katik tuch HP. Memang mamah lagi kepengan tuch HP, katanya murah tapi katanya multifungsi. Dengan memberi ucapan dengan ciuman dari anak-anaknya sudah terlihat jelas mamah bahagia. 


    Jam 07.00 pacar sms ngajak kita ke carita, dengan semangat mamah langsung mandi untuk siap-siap. Jam 08.30 pacar sudah sampai dirumah dengan membawa sarapan untuk kita. Setelah sarapan dihantap abis dan semua sudah siap untu berangkat. Jam 09.00 meluncur dari rumah, perjalanan kurang lebih 3 jam akhirnya jam 12.00 sudah tiba dianyer. Kita maen air di pasir putih, dipingiran pantai kena air ombak rasanya pengen nyemplung apalagi ade yang dah 15 tahun gak pernah kepantai lagi. 
    mamah, de ines, aku, teh ninis
    pacar dan aku
    aku, agung (sepupu), ines, ninis
    Jam 14.30 makan seafood disekitar anyer yang harganya 2-3 kali lipat harga di D'cost. hahahaha
    Tidak lupa minum dua kelapa muda untuk rame-rame. Pokoknya ini semua hanya untuk mamah dari kita terutama si pacar yang dah bersedia mengeluarkan dana banyak untuk hari ulang tahun mamah.
    Jam 18.45 tiba dirumah lansung nonton bola bersama. Oh iya kata mamah:
    Hari ini hari ulang tahun bahagia yang tak terkira dan tak berakhir. Selama menikah dengan apih, saat hari ultah belum pernah diajak pergi khusus jalan-jalan. Terima kasih anak-anakku untuk hari ultah mamah.
    Senangnya bisa membuatmu bahagia mah, semoga aku tidak lagi membuatmu meneteskan air mata dan semoga aku tidak pernah menjatuhkan segala harapmu pada anakmu ini.

    We Love U mom....

    -na mencoba selalu bahagiakan mamah-
    @ home 6 Juni 2010, 21:05

    Tuesday, June 1, 2010

    Sulit Menjawab

    Tiba-tiba teringat pertanyaan-pertanyaan yang selalu alm apih ajukan saat aku membawa teman laki-laki kerumah. Ini semua karena memang aku yang jarang membawa teman laki-laki seorang diri kerumah, biasanya kalo ada teman laki-laki pasti rame-rame. Dari aku duduk dibangku SD memang beliau lebih senang aku main dirumah ngumpulin temen-temen, biar anaknya tak keluyuran. Tapi semenjak aku mendapat gelar MAHAsiswi, aku mulai jarang membawa teman laki-laki kerumah karena mulai ditanya-tanya oleh beliau, jadi hanya orang-orang tertentu yang aku bawa hingga pintu atau dalam rumah. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar dilontarkan oleh orang tua kepada anak perempuannya tapi terkadang sulit menjawabnya. Berikut pertanyaan yang beliau ajukan:
    "Itu siapa na?"
    "Kenal darimana?"
    "Rumahnya dimana?"
    "Kuliah atau kerja?"
    "Kerja dimana?"
    "Udah berapa lama kenal?"
    "Udah berapa kali ketemu?"
    "Udah pergi kemana aja? Ngapain?"
    Bayangin repotnya harus menjawab pertanyaan itu semua walaupun sebenernya masih wajar.  Mungkin betapa takutnya beliau memiliki anak perempuan karena memang ada kejadian yang membuatnya khawatir akan anak perempuannya. Kejadian akhir-akhir ini mengingatkan aku  pada situasi dua tahun yang lalu dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Saat itu aku memang tidak ingin berbohong tetapi juga tidak harus jujur jadi aku sedikit memanipulasi jawabannya. Saat itu pertanyaannya membuat aku tak tahu harus jawab apa, jadi terkadang pasti kita akan berada di situasi "sulit menjawab". Mungkin saja lebih baik untuk tidak dijawab, mengalihkan pembicaraan daripada harus berbohong ataupun memanipulasi jawaban.

    -na yg butuh jawaban-
    @ home 1 Juni 2010, 19:46

    Wednesday, May 26, 2010

    Jalan ditempat



    Hey komandan...

    Mengapa aku hanya jalan ditempat?

    Kapan aku melangkah kedepan?

    Kapan aku berjalan kedepan?

    Aku hanya jalan ditempat namun tetap melihat kedepan

    Aku yang tetap ingin maju kedepan menuju tujuanku



    Hey pemimpin....

    Aku butuh komandomu untuk bisa bergerak kedepan

    Aku menunggu perintahmu untuk melangkah maju

    Jangan biarkan aku bertahan tetap jalan ditempat

    Aku tidak ingin mengeluh

    Tapi akhirnya aku berkata

    Aku lelah hanya jalan ditempat



    Hey komandan...

    Aku tidak ingin menyerah untuk mencapai tujuanku

    Tujuanku dari awal saat aku jadi capas

    Aku ingin maju jalan kedepan

    Aku ingin mengibarkan sang merah puti

    Pengibaran sebagai tanda kemerdekaan

    Kemerdekaan atas keberhasilan perjuangan



    Hey pemimpin....

    Kapan komandomu dikumandangkan?

    Kapan perintahmu dikeluarkan?

    Bolehkah aku beristirahat ditempat?

    Aku lelah menunggu perintahmu

    Aku lelah hanya berjalan ditempat

    Izinkan aku mengistirahatkan kakiku





    -na yang masih jalan ditempat-
    @ campuz 26 May 2010, 13:03



    Wednesday, May 19, 2010

    Berkepala dua dan berbuntut satu


    Akhirnya hari ini tiba juga, hari yang tidak aku tunggu karena memang persipan untuk menuju hari ini sangat tidak baik. Awalnya berniat memutuskan jalan hidup di hari ini tapi ternyata tidak sama sekali aku bisa memutuskan jalan hidupku yang lebih baik. Mungkin memang harus berjalan mengikuti jalur hidup yang ada tanpa kita tentukan, biar bergerak menuju tujuan yang sudah ditetapkan-Nya.
    Dua hari yang lalu saat tidur, aku bertemu alm apih di dalam mimpiku. Dalam mimpiku beliau bertanya, “Mau kado apa na?”. Dalam hati saat dimimpi, “aku pengen campro nikon D5000”. Tapi dalam mimpi itu aku menjawab pertanyaannya,”Nana mau sepeda pih buat kuliah”. Hanya pembicaraan singkat dalam mimpi malam itu dan akhirnya membangunkanku dari tidurku malam itu. Padahal sebelum tidur aku hanya memikirkan alm pakde yang baru saja meninggal tapi entah mengapa aku malah memimpikan alm apih.
    Kemarin satu hari sebelum hari ini, aku megalami keributan kecil dengan sang pacar entah karena hal sepele atau hal yang besar untuknya. Tapi entah kenapa hari itu emosiku tak tertahankan sampai sms ke sang pacar dengan kata-kata yang ambigu. Memang hari-hari sebelum menuju hari ini sangatlah berat, sangat sulit untuk menjalani hari dan terasa amat lama waktu berjalan. Positif thingking selalu dalam diriku, ini adalah pendewasaan untukku. 

    Hari ini tepat pukul 00.00 pacar sms “Happy b’day cinta.. smg slalu diberikan nikmat dan sehat utk jaga mamah, ines dan ninis ya.. dan tercapai smua impian masa depannya. I love u so much..”. Sempet kesel juga karena biasanya dia ngucapin langsung atau lewat telepon tapi hari ini hanya lewat sms. Dan aku hanya membalasnya, “amien. Maksih cinta. Love u so much too”. Setelah balas sms aku memejamkan mata kembali, dan baru saja lima menit memejamkan mata tiba-tiba ada yang membangunkanku. Sang pacar membawa cake harvest dengan angka 21 sambil nyanyi lagu selamat ulang tahun. Berasa tua banget pake angka umur saat meniup lilinnya. Entah saat itu mau senang atau sedih tapi yang jelas makasih banyak untuk pacar.  
    Hari ini kuliah jam 10.15 tapi karena mau ke sebuah perusahaan tempat yang aku tuju untuk magang makanya jadi berangkat bareng pacar.  Tapi akhirnya jam 10an aku baru berangkat dari kampus ke perusahaan tersebut, alhasil harus izin kelas dulu sama dosen. Perjalanan yang sangat melelahkan ditemani oleh sang sahabat menuju sudirman. Jalan kaki dari kampus menuju terowongan Casablanca, naik 44 sampai strategic sampoerna. Setelah sampai strategic sampoerna nyebrang terus masuk kedalam sebuah jalan yang lupa namanya, ketemu warung kecil beli minum sambil tanya gedung yang akan dituju dan sang penjual hanya menjawab “lumayan kalo jalan kaki”. Akhirnya kita nekat tetep jalan kaki menuju gedung yang dituju dengan terik panas matahari yang menusuk kulit. Dan sesampai di gedung tersebut dengan muka yang kucel karena kelelahan berjalan jauh dengan terik panas matahari siang hari, perusahaan tersebut sudah tidak berada digedung tersebut. Mau marah tapi marah sama siapa, ambil saja hikmahnya kalo mau ke perusahaan harus ditelepon dulu kantornya untuk lebih jelasnya. Tapi jadi ada cerita juga untuk hari ultahku dan cari tempat magang. Akhirnya kembali lagi ke kampus untuk masuk kelas lagi karena jadwal persentasi kelompokku.
    Setelah kelas selesai 2 orang sahabat memaksa untuk makan siang bareng tapi aku menolak karena takut minta traktir, maklum tanggal tua dan mahasiswi. Akhirnya paksaan untuk makan bareng aku turuti tapi aku bilang belum tentu makan. Kebetulan hujan deras jadi kita tidak makan menuju UKM tempat biasa kita makan, dengan celetuk  memberi solusi makan di foodcourt. Dalam hati seminggu sekali bolehlah makan mahal difoodcourt pasfes. Semua teman sudah memesan makan tapi aku hanya terduduk diam di meja tempat kita duduk, memang aku tidak lapar dan tidak mau makan. Tak lama setelah teman-teman memesan makan kembali ke meja, sang pacar dengan basah kuyub datang membawa cake lagi. Tapi kali ini cake dapur cokelat dengan tiga batang lilin tanpa lilin angka. Kejadian 2 thn lalu terulang kembali hari ini, dan memang benar semua terjadi kembali siklus itu 2 thn ini. Entah harus senang atau sedih tapi sekali lagi makasih banyak cake keduanya, semoga dilimpahkan rezeki dan nikmat-Nya.
    Rencana mau nonton tapi kasian seluruh badan pacar sudah basah kuyub jadi kerumah pacar dulu biar ganti baju. Saat adzan maghrib kita menuju d’cost kemang membeli makan malam untuk dirumahnya juga dirumahku. Dalam hatiku bertanya, “siapa yang ulang tahun siapa yang traktir?”. Sudah benar-benar tidak tahu harus mengucap apa ke pacar, cuma bisa membalasnya denga rasa yang aku rasa.
    Hari ini aku merasa cukup dewasa, walaupun belum bisa memutuskan tujiuan hidup yang pasti kedepannya tetapi semoga apa yang aku tahu dan terima hari ini bisa menghasilkan sesuatu perubahan untuk tujuan hidup yang belum jelas ini. 
    Special terima kasih untuk sang pacar
    Terima kasih kebanggaanku : mamah, ines, ninis
    Terima kasih sahabatku: fatma, echa, kus, meta, syarief, rizki
    Dan semua yyg telah mengucapkan baik melalui sms, telepon, facebook, twitter atau email

    -na berkepala dua dan berbuntut satu-
    @ home 19 May 2010, 22:15