Monday, January 25, 2010

Bicentennial Man


Sedikit mau cerita resensi film ini. Sebenarnya mungkin ini film yang dah lama banget tapi baru malam ini nonton di HBO, mungkin juga dah berkali-kali diputerin. Sebuah film yang menceritakan sebuah robot yang tinggal sama manusia.

Keluarga ini memiliki dua putri, si robot yang memiliki nama Andrew merupakan sebuah pembantu dirumah ini. Apapun perintah seisi rumah tersebut akan dia lakukan, suatu saat putri pertamanya menyuruh dia loncat keluar jendela dan dia pun meloncat, putri pertama di keluarga ini memang nakal dan membenci Andrew. Tapi ini robot beda dengan robot-robot lainnya, seketika dia memecahkan patung kuda kristal favourite milik putri keduanya dan dengan usaha kerasnya dia menggantikan patung kuda tersebut. Dia mengumpulkan kayu bekas yang ditemukan dipinggir pantai lallu memahatnya hingga menjadi patung kuda kecil. Sang ayahpun bingung dengan keahliannya, dengan hanya menggunakan imajinasi bisa membuat patung tersebut bahkan berpikir kalo Andrew memiliki feeling. Hingga mulai hari itu sang ayah selalu bercerita bahkan curhat dengan Andrew setiap malam di depan perapian.
Dua puluh tahun kemudian sang putri keduanya menikah dan memiliki dua anak, ini saat yang sulit untuk Andrew karena putri kedua tersebut  adalah teman yang biasa menemaninya dari pagi hingga malam. Saat itupun dia sudah mulai tau tentang manusia dan berusaha ingin tau segalanya, dia juga ingin bebas dari segala perintah. Akhirnya sang ayah mengujinka Andrew keluar dari rumahnya, dan Andrew membangun rumah dipinggir pantai.

Tiga belas tahun kemudian sang putri keduanya datang kerumah Andrew untuk memberi kabar bahwa sang ayah sedang sekarat. Hari itu Andrew langsung menuju rumah mereka, tanpa panjang pembicaraan sambil berjabat tangan dan detik itu sang ayah menembuskan nafas terakhir. Kejadian ini membuat Andrew merasa ingin banyak lagi tau tentang manusia bahkan emosi yang ada pada manusia. Perasaan untuk hidup berkeluargalah yang menjadikan dia ingin pergi jauh untuk mencari robot perempuan. Akhirnya dia menemukan robot perempuan namun ternyata robot permpuan itu masih dikendalikan oleh sang pemilik. Ketika masuk ke markas sang pemilik robot perempuan tersebut, dia melihat replika manusia dari robot. Sebuah kaki, kuping, tangan bahkan kepala yang mirip sekali dengan manusia. Semua itu yang membuat dia semakin ingin tau manusia, saat itupun dia membuat replika tubuh dan wajahnya.

Setelah sudah berwujud seperti manusia, Andrew datang kembali  ke rumah sang putri kedua tersebut. Seorang wanita bermain piano yang dihampirinya, dia pikir itu adalah putri kedua tersebut ternyata perempuan itu adalah anaknya putri kedua tersebut. Jeri histeris wanita tersebut ketika Andrew mendekatinya dan mengakui dirinya adalah Andrew. Namun tak lama kemudian ibu dari perempuan tersebut tepatnya sang putri kedua yang Andrew kenal dari kecil datang mendekatinya. tanpa ragu lagi ibu sang perempuan percaya bahwa itu Andrew yang dikenalnya seorang robot. Belum lama pertemuan Andrew dan sang putri kedua tersebut, umur memisahkan mereka. Tepat digenggaman tangan Andrew menghembuskan nafas terakhir sambi memegang sebuah patung kuda yang Andrew buat saat dulu beliau masih kecil.
Kejadian ini membuat anak sang putri kedua menangis, sang perempuan berkata pada Andrew bahwa ini rasanya sakit. Kesendirian ini membuat sang perempuan butuh teman untuk berbagi rasa sakitnya. Namun Andrew hanyalah seorang robot yang tak punya hati sehingga dia tak mampu merasakan apapun. Lagi-lagi kejadian ini membuat Andrew semakin ingin berubah menjadi manusia, dia ingin memiliki perasaan bahkan emosi-emosi yangn ada pada manusia. Andrew kembali ketempat dimana dia memiliki tubuh dan wajah manusia untuk meminta dibuatkan replika seluruh isi tubuh manusia yang sesungguhnya.



Ketika Andrew kembali ke sang perempuan dengan tubuhnya yang memiliki isi tubuh manusia ternyata berhasil, Andrew bisa memiliki perasaan dan emosi seperti manusia. Ini dibuktikan dengan sebuah ciuman dari sang perempuan, namun saat itu juga sang perempuan memtuskan akan menikah dengan laki-laki lain. Situasi yang membuat Andrew bisa merasakan segalanya, mulai dari cemburu, sedih bahkan sakit hati ketika melihat sang perempuan itu menikah. Berbagai cara Andrew meyakinkan pada sang perempuan bahwa dia bisa merasaka perasaan manusia karena dia juga yakin sang perempuan memilki rasa cinta padanya. Akhirnya Andrew bisa memiliki sang perempuan tersebut untuk menjadi teman hidupnya. Beberapa tahun menjalani hidup tanpa anak dan sang perempuan bertambah tua sedangkan Andrew tidak berubah menjadi tua. Ini membuat Andrew kembali lagi ke sang pembuat dirinya agar umurnya bisa semakin tua. Upaya tersebut berhasil dilakukan, Andrew dan sang perempuan hidup hingga nenek-nenek dan kakek-kakek. Akhirnya kisah inipun usai ketika Andrew dan sang perempuan meninggal bersamaan sambil bergenggaman.

Film ini membuat aku berpikir panjang, sebuah robot yang sangat ingin memiliki feeling seperti manusia tapi sedangkan aku tidak pernah mensyukurinya. Bahkan aku ingin menjadi robot agar aku tidak memilki perasaan apapun, baik senang maupun sedih. Dengan ini aku akan terus bersyukur atas ciptaan Allah berupa manusia seperti aku yang diberikan perasaan dan akal sehat.

@ home 25 Januari 2010, 11:43
-na yang maw jadi robot-

12 comments:

  1. hmm
    skg ad loh, robot yang bisa membri respon emosi, di jepang , walo ga secanggih manusia

    ReplyDelete
  2. dah tayang tadi malam nai? HBO yang mana? HBO signature?

    ReplyDelete
  3. Bersyukur adalah keindahan dan bersyukur adalah kenikmatan......... ayo bersyukur

    ReplyDelete
  4. @ dw-arif: wah mantab tuch, jadi pengen ke Jepang neyh :(

    @ syifa: iy kemarin malam, seperti biasa diputar 2 kali di HBO.

    @ richo: iy mari kita bersyukur.

    @ all: mksh sudah mampir dan komen, jgn bosen mampir y :)

    ReplyDelete
  5. Mampir ah..

    Manusia memang tidak pernah berpuas diri...

    Salam

    ReplyDelete
  6. perasaan dulu pernah nonton deh.. tapi ga ingat juga..

    ReplyDelete
  7. seperti liat film nya nichh... padahal lom sama sekali..
    lam kenal semua...

    ReplyDelete
  8. I know this film....ko kebetulan banget ya, kemaren saya lagi nginget-nginget judul film ini, eeehh trus kamu posting. Thanks yaaa....

    ReplyDelete
  9. alhamdulillah..cerita yang sangat menyentuh, sayang saya belum pernah nonton

    ReplyDelete
  10. @ indrahuazumenggonggong: maksih dah mampir. Karena tidak adanya kepuasan itu, kita harus banyak belajar :)

    @ fanz: coba diingat-ingat lagi d :p

    @ Ayas Tasli Wiguna: thank's brother (ikut2an gaya bule)

    @ kunci emas: sebenarnya fil thn 2000an tapi baru ditayangin lagi :)

    @ etha: iy aku juga suka banget film ini k'

    @ merry go round: hehehe... kebetulan yg tidak disengaja y k' :)
    sama k' mksh juga dah mampir n komen.

    @ anyin: coba googling aja di mbah google k', trus download, gak akan nyesel nonton film ini :)

    @ all mkasih dah mampir n komen. Jangan bosen mampir y, salam kenal semua,,,,

    ReplyDelete

Sobat berikanlah sepenggal katamu pada postingan sampah ini ^__^