Wednesday, February 17, 2010

Persimpangan menuju Puncak Gunung


Saat aku ingin memulai mendaki gunung
Saat itu pula aku niat untuk mencapai puncak gunung
Ketika nanti sudah mencapai ke puncak gunung
Aku akan berkata "alhamdulillah"
Tapi ternyata perjalanan untuk mencapai puncak gunung tak mudah
Aku melewati berbagai rintangan di pendakian
Sebuah jalan yang dipenuhi dengan ranting-ranting besar
Tanjakan gunung yang amat curam
Udara yang kadang tidak bersahabat
Dan kali ini,
Aku berada disebuah persimpangan
Sebuah simpang tiga untuk memilih jalan menuju puncak
Padahal aku yakin jarak menuju puncak tidak jauh
Aku yakin tinggal beberapa langkah lagi akan menuju puncak


Dipersimpangan itu aku berhenti sejenak
Bolehkah aku istirahat sejenak
Mencari sebuah aliran air untuk membasahi tenggorokanku
Meluruskan kaki-kakiku, merebahkan badanku

Di sebuah persimpangan.....
Memilih jalan diantara dua jalan yang akan kutempuh
Tepat sama seperti dua tahun yang lalu
Saat aku tak tahu harus memilih siapakah yang akan tetap bertahan denganku
Saat itu aku berdoa agar Tuhan memberikan pilihan ketiga agar aku melupakan dua pilihan tersebut
Karena saat itu aku sayang keduanya, aku tak mampu memilih diantara mereka
Saat itu Tuhan mengabulkan permintaanku
Apakah saat ini Tuhan akan mengabulkan doaku lagi jika aku meminta pilihan ketiga???
Pilihan ketiga bukan lagi satu orang tetapi dua orang yang seperti dia dan kamu
Dia yang telah bersamaku hingga delapan tahun
Kamu yang telah bersamaku selama dua tahun
Dia tempat aku berkeluh kesah
Kamu tempat aku berbagi kisah
Dia dan Kamu adalah belahan jiwaku
Aku sayang Dia tapi aku lebih sayang Kamu
Aku takut kehilangan Dia tapi aku lebih takut kehilangan Kamu
Saat ini aku memang tak bisa memilih dia atau kamu
Karena bukan aku yang punya pilihan, tapi dia dan kamu
Pilihan ada ditangan dia dan kamu,
Dia yang akan mengakhirinya atau Kamu yang akan mengakhirinya
Atau mungkin aku yang harus pergi untuk dia dan kamu
Untuk kebahagiaan dia dan kamu,
Jika itu pilihan untukku, maka aku akan lakukan untuk dia dan kamu
Karena aku tak ingin kehilangan dia apalagi kamu
Karena aku sangat tahu rasa kehilangan apalagi kehilangan akibat kematian
Karena aku sangat tahu rasa kebahagiaan yang hilang atau direbut kebahagiaannya
Karena aku tak ingin lagi merebut kebahagiaan orang
Aku hanya ingin dia dan kamu tahu
bahwa aku tetap wanita yang punya hati, punya perasaan dan punya air mata
Aku hanya ingin dia tahu,
bahwa aku punya mimpi bersama kamu
bahwa aku terlalu jauh bersama kamu
Tapi aku juga ingin kamu tahu,
bahwa aku punya cerita yang terlalu lama bersama dia
bahwa aku bukan lagi menganggap dia hanya sebagai teman

Di sebuah persimpangan....
Dimana aku harus memilih dia atau kamu
Aku hanya ingin dia dan kamu tetep ada disampingku
Karena dia dan kamu adalah belahan jiwaku
Aku hanya ingin dia dan kamu tahu,
bahwa aku butuh kejujuran dia dan kamu
Aku hanya ingin dia dan kamu yang dulu, yang aku kenal sejak dulu
Didepanku, dia menjatuhkan kamu
Didepanku, kamu menjatuhkan dia
Tapi dibelakangku, dia dan kamu saling menyanjung dan memuji
Kemana dia dan kamu yang selalu mendukungku?
Dia yang mendukungku pertama kali untuk bersama kamu
Kamu yang mendukungku saat aku mulai jauh dengan dia
Sebenarnya aku dianggap apa dimata kalian?
Apa yang dia dan kamu katakan didepanku tak sama dengan dibelakangku
Masihkah aku dianggap ada diantara dia dan kamu
Masihkah ada rasa sayang dari dia dan kamu untukku
Aku tak tahu apapun karena dari awal aku tak tahu apapun
Tapi yang aku tahu,
Dia takut kehilangan aku
Kamu sangat kehilangan aku
Begitu juga aku yang takut kehilangan dia juga kamu
Mungkinkah dia takut kehilangan kamu
Ataukah kamu takut kehilangan dia

Di sebuah persimpangan...
Aku masih tetap bertahan dengan tenagaku
Aku ingin cepat mencapai puncak
Agar mamah tetap tersenyum dengan harapannya
Agar adik tetap tersenyum dengan harapannya
Dan agar almarhum papah tetap tersenyum melihatku mencapai puncak gunung

-na yang berada dipersimpangan menuju puncak-
@ home 17-02-2010, 15:57

14 comments:

  1. Emang memilih itu sulit.... apalagi kalo pilihan itu akan membuat kita tidak setabil.... like this.... bagus mas ini..., jadi mengingatkan ku akan sesuatu....

    ReplyDelete
  2. diam sejenak, mengatur napas agar bisa berpikir jernih sebelum memutuskan....

    ReplyDelete
  3. wah.. jadi spechless.. memilih memang sulit.. moga Tuhan memberi petunjuk buat na..

    ReplyDelete
  4. "Dan kelak disaat begitu banyak jalan terbentang dihadapanmu
    dan kau tak tahu jalan mana yang harus kauambil,janganlah memilih dengan asal saja,
    tetapi duduklah dan tunggulah sesaat.Tariklah napas dalam-dalam,dengan penuh kepercayaan,
    seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini. Jangan biarkan apapun mengalihkan perhatianmu,

    tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi.Berdiam dirilah,tetap hening,dan dengarkan hatimu.Lalu
    ketika hati itu bicara,beranjaklah,dan pergilah kemana hati membawamu."

    aku kutip dari novel terjemahan dari Perancis mbak... heheee... :D

    ReplyDelete
  5. waduh, persimpangan melulu nih. btw, awrd dah dipajang ya. di postingan Kak, kapan kawin?

    tks.

    ReplyDelete
  6. @ kristanto WDS: aku 75% wanita maz :p
    terkadang aku tidak ingin memilih apalgi menjadi pilihan maz :)

    @ lina: aku ingin bernafas lega dengan keputusan yang terbaik :)

    @ syifa: amien... makasih y k' :)

    @ ieyaz: good idea, aku akan tetap berdiam diri :)

    @ sang cerpenis bercerita: begitulah hidup k;, ada tanjakan, belokan juga persimpangan. OK terima kasih y k' :)

    ReplyDelete
  7. hohoho..
    slama masih ad kompas g kan takut tersesat^^

    ReplyDelete
  8. Semakin tinggi pohon semakin hebat badainya, semakin tinngi gunung semakin perlu banyak bekal, eh biar ga kelaperan maksudnya, hihihi..

    ReplyDelete
  9. weits...

    semoga diberi petunjuk memilih yang tepat ya na...

    awardnya aku simpen dulu ya sai

    ReplyDelete
  10. na, memang hidup itu dilematis ya..
    kita dihadapkan oleh beribu persimpangan

    tapi kita hanya punya satu pilihan

    berat memang, tapi itu sebuah keniscayaan
    bertanya pada hati nurani adalah yang terbaik yang bisa dilakukan

    karena hati nurani itu adalah ruh tuhan yang sengaja Ia titipkan.

    memang berat untuk memilih, tapi ini adalah pilihan. pasti ada yang harus dipilih dan tak dipilih.

    ReplyDelete
  11. hai kamu ayo tetap semangat mencapai puncak gunung. Aku yakin kamu tak pernah salah dalam memilih jalan. Jangan sedih dan jangan bingung terus ya.

    ReplyDelete
  12. dwi-arif : kompas tidak menunjukkan ke dua arah dipersmpangan itu maz, gmn dunkz?

    lilah : bener mba, sepertinya bekalku kurang banyak neyh :p

    maiank : amien.... makasih y k' :)

    jazz : panggung sandiwara ya maz.he3x...
    smoga aja hati nurani ini masih bisa dirasa maz :)

    anonymous : thx

    ReplyDelete
  13. semangaaaat...
    ayo ayo kamu pasti bisa....

    ReplyDelete
  14. @ fai_cong: makasih ya... aku pasti bisa dunkz :p

    ReplyDelete

Sobat berikanlah sepenggal katamu pada postingan sampah ini ^__^