Thursday, March 25, 2010

2 years without u



712 hari
17088 jam
1025280 menit
61516800 detik
entah lama atau sebentar
tergantung darimana kita menghitungnya
entah sulit atau mudah
tergantung darimana kita menghadapinya
entah gelap atau terang
tergantung darimana kita melihatnya
namun aku ikhlas sejak saat itu
kini aku hanya ingin kau tahu
Aku cinta, sayang dan rindu akan dirimu
Semua rasa ini yang membuatku bertahan
berusaha, berjuang dan berdoa
Agar aku bisa menjadi anak kebanggaan
Agar aku bisa membuatmu tersenyum
Agar aku bisa membawa nama baikmu
Agar aku bisa menjaga semua pesanmu
Agar aku bisa mencapai semua inginmu akan aku


Ya Allah berikanlah surgaMu untuknya
Ya Allah ampunilah segala dosanya
Ya Allah berikanlah rahmat dan hidayahMu untuk kami yang ditinggalkannya

-na dua tahun tanpa apih-
@home 25 Maret 2010, 21:35




Tuesday, March 16, 2010

Terbiasa

Aku yang terbiasa tidur dikasur bahkan springbed tapi aku juga bisa tidur beralaskan karpet atau tikar bahkan tidak beralaskan apapun (terbukti)
Aku yang terbiasa  tidur dengan guling tapi aku juga bisa tidur tanpa guling bahkan tanpa bantal (terbukti)
Aku yang terbiasa tidur dikamar cukup luas tapi aku juga bisa tidur dikamar yang sempit bahkan hanya cukup untuk tidur (terbukti)
Aku yang terbiasa tidur dikamar dengan AC tapi aku juga bisa tidur dikamar dengan kipas angin bahkan tanpa kipas angin (terbukti)
Aku yang terbiasa pergi dengan motor bahkan mobil tapi aku juga bisa pergi dengan angkutan umum bahkan jalan kaki (terbukti)
Aku yang terbiasa makan di restoran tapi aku juga bisa makan di tenda-tenda pinggir jalan bahkan warteg (terbukti)
Aku yang terbiasa selalu ada saat aku menginginkan sesuatu tapi aku juga bisa tidak mendapatkan sesuatu yang aku inginkan (terbukti)
Aku yang terbiasa tercukupi tapi aku juga bisa tidak tercukupi (terbukti)
Aku yang terbiasa berpenampilan tomboi tapi aku juga bisa berpenampilan wanita (terbukti)
Aku yang terbiasa cuek akan segala hal tapi aku juga bisa merasakan sakit hati (terbukti)
Aku yang terbiasa terlihat tegar akan ketomboianku tapi aku juga bisa lemah bahkan meneteskan air mata (terbukti)
Aku yang terbiasa selalu ingin menang dalam segala hal tapi aku juga bisa mengalah untuk tidak menang bahkan menyerah (terbukti)
Aku yang terbiasa hidup nyaman tapi aku juga bisa hidup apa adanya bahkan susah (terbukti)
Aku yang terbiasa dengan tingkat emosi tak terkontrol tapi aku juga bisa mengurangi emosi bahkan tidak marah (terbukti)
Aku yang terbiasa dengan perhatian rutin tapi aku juga bisa diperhatikan ridak rutin bahkan tidak diperhatikan (terbukti)
Aku yang terbiasa berteman banyak dengan laki-laki tapi aku juga bisa berteman banyak dengan perempuan (terbukti)
Aku yang terbiasa berbicara panjang lebar tapi aku juga bisa diam tanpa kata (terbukti)
Aku yang terbiasa dengan senyum manis tapi aku juga bisa dengan muka lesu cemberut (terbukti)
Aku yang terbiasa diingatkan segala hal tapi aku juga bisa tidak diingatkan (terbukti)
Aku yang terbiasa dengan semua ini dan itu tapi sejak kecil aku juga diajarkan untuk bisa menemukan solusi keterbiasaan tersebut oleh beliau alm Apih dan beliau Mamah yang selalu sabar....

Untuk mereka yang tak kenal aku bahkan tahu aku, jangan hanya menilai aku dari sebuah foto bahkan karena temannya yang beranggapan musuh. Tapi aku tidak merasa punya musuh berwujud manusia karena musuhku adalah setan-setan yang berusaha menghantuiku dan pikiran-pikiran buruk terhadap orang lain.
Aku berpenampilan tomboi





Aku berpenampilan wanita





-na yang terbiasa dalam keadaan apapun-
@ home 16 Maret 2010, 22:14

Friday, March 12, 2010

12 Jam bersama Om Gimbal

Berawal dari sebuah telepon dua hari yang lalu
*kring...kring (suara telepon rumah)
aku: hallo asalamualaikum
penelepon: eh teh
aku: ye (sambil mikir siapa?)
penelepon: libur kapan?
aku: jumat, sabtu, minggu om (ternyata si gimbal om ableh)
om: Gini teh, kalo laptop kayak teteh berapa?
aku: teteh ninis waktu itu sich 7,2 juta
om: kalo yang kayak teh nana?
aku: tapi kecil om, waktu itu sekitar 5 juta
om: Mau beli laptop buat ames tapi kagak ngerti gw 
aku: sesuai kebutuhan aja om
om: itu dia gw ngerti
aku: mau yg kecil apa yg gede?
om: kecil pa gede mes? (sambil bertanya pada anaknya)
aku: gimana om? tapi sekarang dah murah kok om
om: berapa teh? sekalian sama printer
aku: paling 3 juta laptop, printer 500ribu
om: ada abang gk?
aku: wah baru dateng tuch, masih dipager. Mau tanya ma dia aja om?
om: pulsa gw dah abis na, belom isi lagi. Besok aja gw telepon lagi ye. Bilang mamah gw dah di PHK dari kemarin
aku: hah???????? (sambil kaget)
om: iye na. yaudah salam ye buat semua
aku: ok

Cerita singkat tentang Om gimbal
Dia anak keempat nenekku atau adik nomor dua mamahku. Dia tinggal bersama mertuanya dan iparnya di Gang Bunga (Jatinegara). Dia punya anak sisulung laki-laki bernama Agung yang sudah kerja dan sibungsu bernama Ames yang masih duduk dikelas 1 SMP. Dia kerja disebuah perusahaan TV swasta sudah cukup lama dan sang istri hanya pengurus PKK juga pembuat serta penjual pupuk kompos.

Telepon tadi malem
*kring...kring.... (suara telepon rumah)
aku: halo
om: besok libur teh?
aku: iya om, jadi?
om: boleh deh. Jadi total berapa kira-kira teh?
aku: yaudah deh cek di internet dulu y
om: ok. Telepon gw lagi y
aku: siip
Telepon pagi ini
*lagu lucky i'm in love (nada dering hp)
aku: halo om
om: jadi ya teh. Mau cari dimana?
aku: ok. Di harco atau glodok aja
om: yaudah lo kerumah ya
aku: Bawa motor apa mobil om?
om. Apa aje, terserah lo. Motor juga gak papa na.
aku: tapi belom mandi om
om: Yaudah mandi dulu
aku: ok om.

Jam setengah 11 berangkat dari rumah pake motor kesayangan. Sekitar jam  setengah 12 sampai di Gang Bunga (Jatinegara). Aku beneran lupa gang rumah kedalamnya jadi telepon waktu sampai depan gang (pesan dari mamah sebelum berangkat). Sampai disana, ngobrol sama istrinya dan anaknya yang no dua. Cerita tentang PHK beberapa karyawan di perusahaan tersebut, sempet sedih juga karena buat mereka ini sebuah musibah besar. Memang dari dua hari yang lalu juga aku sudah berpikir soal itu. Setelah cukup lama ngobrol, jam 12 berangkat menuju glodok. Sepanjang jalan om gimbal cerita banyak tentang kerjaanya, gajinya saat kerja, temen-temen yang kompak satu divisi keluar dari perusahaan, penyebabnya mereka di PHK, pokoknya cerita panjang lebar.
Jam setengah 1 sampe glodok, langsung menuju harco glodok pusat komputer. Pertama naik ke lantai 1 teru 2 sampai paling atas tapi akhirnya turun lagi karena disana tidak ada toko resmi pelayanan brand. Menuju sebuah toko terdekat dengan eskalator melihat seorang pedagang sedang sibuk dengan dua laptopnya. Sambil membuka catatan hasil gogling tadi malam, bertanya harga dan tipe laptop yang diinginkan. Karena kita tidak mau lelah muter-muter cari-cari yang lain, akhirnya om gimbal memutuskan untuk membeli semuaanya ditoko ini. Si Om gimbal memborong satu unit netbook, satu printer multifunction, satu modem, satu flashdisk dan bonus mouse. Cukup lama juga karena tunggu install segala macam disana, software standar yang biasa digunakan yang dikasih si engkok'. Tapi menurutku si enkok' cukup bersahabat memberi harga.
Jam 3 sampe gang  bunga lagi, mampir makan mie ayam. Aku memang belum makan siang (perut memang sudah berisik dari tadi tapi malu mau minta makan). Setelah makan, memberi tutorial ke si om gimbal tapi ternyata dia minta waktu buat kasih tutorial lagi ke anaknya yang pulang sekolah jam setengah enam. Padahal pinggang dan pantat sudah sangat pegal tapi aku bersedia melakukan karena merasa tidak enak. Tapi keramaian disana membuat sedikit mengurangi rasa lelah. Ngobrol, bercanda, cerita, sambil instal dan tutorial berlangsung beberapa jam. Ketika mau pulang dipaksa untuk makan dulu jadi makan lagi. Ketika mau pualng menuju motor, si om gimbal nyimpan uang dikantong celanaku. Aku berusaha memaksa menolak tapi dia malah tetep maksa dengan alasan untuk beli bensin dan pulsa. Akhirnya, aku simpan dikantong lagi karena kebetulan sekarat juga keuangan.Jam 10 sampai dirumah langsung telepon pacar.





Hari ini banyak yang bisa aku ambil maknanya
Aku merasa bahagia ketika aku bermanfaat dan berguna untuk orang lain apalagi dibutuhkan orang lain. Aku merasa bahagia ketika si om gimbal membanggakan si ponakan yang kuliah beasiswa di universitas bakrie ke iparnya. Aku merasa bahagia karena sampai detik ini aku merasa memiliki semuanya. Aku merasa bersyukur karena sampai detik ini masih bisa bertahan hidup. Aku merasa bersyukur atas apa yang aku dapat dan rasakan. Bayangkan mereka yang tinggal di daerah kumuh, satu atap dengan tiga keluarga, rumah yang hanya terbuat dari batako bahkan kayu dengan ukuran luas rumah mungkin jika dibanding rumahku hanya seluas ruang tv keluargaku tapi mereka tetap berusaha untuk bertahan. Bayangkan mereka yang sama sekali buta teknologi tetapi mereka memiliki keinginan untuk bisa mengetahui dan memahami teknologi, berharap aku bisa menjadi guru mereka. Aku tidak tau apakah hasil uang PHK si om gimbal mampu untuk bertahan hidup hingga sibungsu bisa lulus sekolah. Aku tetap merasa bangga pada si om yang memiliki keinginan agar si bungsu yang pintar bisa sekolah setinggi mungkin dan mecapai cita-citanya. Aku tetap merasa bangga pada si om yang tidak berpengetahuan masih berusaha untuk bisa memfasilitasi si bingsu dengan berbagai kebutuhan teknologi zaman sekarang walaupun harus mengorbankan beberapa rupiah uang pesangonnya. Aku merasa bersyukur mendapat rezeki dari si om gimbal, memang rezeki anak yatim selalu ada. Aku selalu berdoa agar mereka tetap semangat berjuang mempertahankan segalanya untuk kehidupannya, berharap semua harapan mereka bisa terwujud, berharap kelak aku ada saat mereka butuhkan, berharap aku bisa menjadi panutan atau contoh yang baik untuk adik-adikku dan berharap aku bisa bermanfaat atau berguna untuk mereka juga untuk orang lain.

-na yang bermanfaat untuk orang lain-
@ home 12 Maret 2010, 23:09

Saturday, March 6, 2010

Mine

Ini beberapa bagian yang penting dalam hari-hariku, ini punyaku :)
Gadget yang membantu kuliahku, kadang nemenin begadang juga kalo gak bisa tidur
Acer Aspire One

 Gadget yang membantu komunikasi sama pacar walaupun kadang ada kecurigaan
     Nokia CDMA 2116     
GSM Erricsson W580i

Gadget yang menemani selama perjalanan kekampus, pulang kerumah dan penghantar tidur. Ini sebenarnya punya pacar yang lungsuran dari pacar.
IPOD shuffle




Teman yang selalu setia mengejar waktu saat terjebak di kemacetan, mengejar pretest kelas sampe menemani hujan-hujanan. Mungkin ini satu hal yang membantu masa-masa kuliah. Ini namanya Bee (Pacar Kedua dari Pacar Pertama, Happy Anniversary Bee)
Honda Beat 2008

Kendaraan peninggalan dari alm bokap yang pasti akan tetap ada. Kadang kalo hujan kuliah ditemani si abu-abu ini. Abu-abu ini sudah menemaniku dari SMA kelas 2. Jarak tempuh paling jauh sampai detik ini cuma Bandung.
Mobil Taruna 2000

Celana dan jacket andalan yang sering dipake ke kampus. Entah kenapa nyaman banget pake celana yang dah bolong gini. Jacket juga dah robek tapi masih kecil. Walaupun dah sering ditegor satpam sampe staff kampus. Klo kata temen-temen Pre Woman.
 Alat-alat yang menemani saat kuliah
Name Tag
Yang wajib dipake dari mulai masuk area kampus sampe duduk dikelas



 Tempat Pensil
Yang isinya selalu ganti setiap sebulan sekali gara-gara dipinjem tapi gak balik
Kunci Loker
Yang kadang lupa ada dimana gara-gara muter dipinjem untuk nitip buku
Tas
Penampung alat-alat yang dibawa ngampus dari mulai yang paling ringan kertas-kertas 
sampe si biyu laptop

Dan ini tempat penyimpanan buku-buku dan kertas-kertas sampah. Yang pernah disegel gara-gara belum bayar uang sewa loker sebesar Rp.10.000 untuk satu semester.
Loker 281




Ini hartaku yang lebih sering kosong daripada isi, cuma kartu-kartu penting yang buat dompet ini tebal
Dompet


Aksesoris yang melengkapi tubuhku
Cincin
Hadiah waktu tujuh bulan dari pacar
Kalung samaan ma pacar, nitip sama temen
Gelang-gelang
Ada yang oleh-oleh dari mamah pergi ke kalimantan dan sisanya beli sendiri
Buku diary dari pacar waktu bday ke 19 ditanggal 19 May 2008, tanggal jadian ma pacar juga
Tedy Bear dari pacar saat bday ke 19 yang selalu jadi temen tidur juga temen cerita


Selain semua itu, ada hal lain yang menunjukkan "Ini Punyaku"
Sobat-sobat yang TOP Banget




Kebangganku (Part of My Life)


Teman Hidupku (Part Of Me)

-na yang berkata "ini punyaku"-
@ home 06032010, 15:06