Wednesday, May 26, 2010

Jalan ditempat



Hey komandan...

Mengapa aku hanya jalan ditempat?

Kapan aku melangkah kedepan?

Kapan aku berjalan kedepan?

Aku hanya jalan ditempat namun tetap melihat kedepan

Aku yang tetap ingin maju kedepan menuju tujuanku



Hey pemimpin....

Aku butuh komandomu untuk bisa bergerak kedepan

Aku menunggu perintahmu untuk melangkah maju

Jangan biarkan aku bertahan tetap jalan ditempat

Aku tidak ingin mengeluh

Tapi akhirnya aku berkata

Aku lelah hanya jalan ditempat



Hey komandan...

Aku tidak ingin menyerah untuk mencapai tujuanku

Tujuanku dari awal saat aku jadi capas

Aku ingin maju jalan kedepan

Aku ingin mengibarkan sang merah puti

Pengibaran sebagai tanda kemerdekaan

Kemerdekaan atas keberhasilan perjuangan



Hey pemimpin....

Kapan komandomu dikumandangkan?

Kapan perintahmu dikeluarkan?

Bolehkah aku beristirahat ditempat?

Aku lelah menunggu perintahmu

Aku lelah hanya berjalan ditempat

Izinkan aku mengistirahatkan kakiku





-na yang masih jalan ditempat-
@ campuz 26 May 2010, 13:03



Wednesday, May 19, 2010

Berkepala dua dan berbuntut satu


Akhirnya hari ini tiba juga, hari yang tidak aku tunggu karena memang persipan untuk menuju hari ini sangat tidak baik. Awalnya berniat memutuskan jalan hidup di hari ini tapi ternyata tidak sama sekali aku bisa memutuskan jalan hidupku yang lebih baik. Mungkin memang harus berjalan mengikuti jalur hidup yang ada tanpa kita tentukan, biar bergerak menuju tujuan yang sudah ditetapkan-Nya.
Dua hari yang lalu saat tidur, aku bertemu alm apih di dalam mimpiku. Dalam mimpiku beliau bertanya, “Mau kado apa na?”. Dalam hati saat dimimpi, “aku pengen campro nikon D5000”. Tapi dalam mimpi itu aku menjawab pertanyaannya,”Nana mau sepeda pih buat kuliah”. Hanya pembicaraan singkat dalam mimpi malam itu dan akhirnya membangunkanku dari tidurku malam itu. Padahal sebelum tidur aku hanya memikirkan alm pakde yang baru saja meninggal tapi entah mengapa aku malah memimpikan alm apih.
Kemarin satu hari sebelum hari ini, aku megalami keributan kecil dengan sang pacar entah karena hal sepele atau hal yang besar untuknya. Tapi entah kenapa hari itu emosiku tak tertahankan sampai sms ke sang pacar dengan kata-kata yang ambigu. Memang hari-hari sebelum menuju hari ini sangatlah berat, sangat sulit untuk menjalani hari dan terasa amat lama waktu berjalan. Positif thingking selalu dalam diriku, ini adalah pendewasaan untukku. 

Hari ini tepat pukul 00.00 pacar sms “Happy b’day cinta.. smg slalu diberikan nikmat dan sehat utk jaga mamah, ines dan ninis ya.. dan tercapai smua impian masa depannya. I love u so much..”. Sempet kesel juga karena biasanya dia ngucapin langsung atau lewat telepon tapi hari ini hanya lewat sms. Dan aku hanya membalasnya, “amien. Maksih cinta. Love u so much too”. Setelah balas sms aku memejamkan mata kembali, dan baru saja lima menit memejamkan mata tiba-tiba ada yang membangunkanku. Sang pacar membawa cake harvest dengan angka 21 sambil nyanyi lagu selamat ulang tahun. Berasa tua banget pake angka umur saat meniup lilinnya. Entah saat itu mau senang atau sedih tapi yang jelas makasih banyak untuk pacar.  
Hari ini kuliah jam 10.15 tapi karena mau ke sebuah perusahaan tempat yang aku tuju untuk magang makanya jadi berangkat bareng pacar.  Tapi akhirnya jam 10an aku baru berangkat dari kampus ke perusahaan tersebut, alhasil harus izin kelas dulu sama dosen. Perjalanan yang sangat melelahkan ditemani oleh sang sahabat menuju sudirman. Jalan kaki dari kampus menuju terowongan Casablanca, naik 44 sampai strategic sampoerna. Setelah sampai strategic sampoerna nyebrang terus masuk kedalam sebuah jalan yang lupa namanya, ketemu warung kecil beli minum sambil tanya gedung yang akan dituju dan sang penjual hanya menjawab “lumayan kalo jalan kaki”. Akhirnya kita nekat tetep jalan kaki menuju gedung yang dituju dengan terik panas matahari yang menusuk kulit. Dan sesampai di gedung tersebut dengan muka yang kucel karena kelelahan berjalan jauh dengan terik panas matahari siang hari, perusahaan tersebut sudah tidak berada digedung tersebut. Mau marah tapi marah sama siapa, ambil saja hikmahnya kalo mau ke perusahaan harus ditelepon dulu kantornya untuk lebih jelasnya. Tapi jadi ada cerita juga untuk hari ultahku dan cari tempat magang. Akhirnya kembali lagi ke kampus untuk masuk kelas lagi karena jadwal persentasi kelompokku.
Setelah kelas selesai 2 orang sahabat memaksa untuk makan siang bareng tapi aku menolak karena takut minta traktir, maklum tanggal tua dan mahasiswi. Akhirnya paksaan untuk makan bareng aku turuti tapi aku bilang belum tentu makan. Kebetulan hujan deras jadi kita tidak makan menuju UKM tempat biasa kita makan, dengan celetuk  memberi solusi makan di foodcourt. Dalam hati seminggu sekali bolehlah makan mahal difoodcourt pasfes. Semua teman sudah memesan makan tapi aku hanya terduduk diam di meja tempat kita duduk, memang aku tidak lapar dan tidak mau makan. Tak lama setelah teman-teman memesan makan kembali ke meja, sang pacar dengan basah kuyub datang membawa cake lagi. Tapi kali ini cake dapur cokelat dengan tiga batang lilin tanpa lilin angka. Kejadian 2 thn lalu terulang kembali hari ini, dan memang benar semua terjadi kembali siklus itu 2 thn ini. Entah harus senang atau sedih tapi sekali lagi makasih banyak cake keduanya, semoga dilimpahkan rezeki dan nikmat-Nya.
Rencana mau nonton tapi kasian seluruh badan pacar sudah basah kuyub jadi kerumah pacar dulu biar ganti baju. Saat adzan maghrib kita menuju d’cost kemang membeli makan malam untuk dirumahnya juga dirumahku. Dalam hatiku bertanya, “siapa yang ulang tahun siapa yang traktir?”. Sudah benar-benar tidak tahu harus mengucap apa ke pacar, cuma bisa membalasnya denga rasa yang aku rasa.
Hari ini aku merasa cukup dewasa, walaupun belum bisa memutuskan tujiuan hidup yang pasti kedepannya tetapi semoga apa yang aku tahu dan terima hari ini bisa menghasilkan sesuatu perubahan untuk tujuan hidup yang belum jelas ini. 
Special terima kasih untuk sang pacar
Terima kasih kebanggaanku : mamah, ines, ninis
Terima kasih sahabatku: fatma, echa, kus, meta, syarief, rizki
Dan semua yyg telah mengucapkan baik melalui sms, telepon, facebook, twitter atau email

-na berkepala dua dan berbuntut satu-
@ home 19 May 2010, 22:15

Wednesday, May 12, 2010

Tolong kembalikan suaraku...

Maaf bukan aku menjauh dari kalian apalagi menghindar dari kalian
Ini aku lakukan karena aku menjaga kalian
Ya aku menjaga kalian agar kalian tidak sakit karena aku yang sakit
Biarkan aku sendiri yang merasakan sakit ini
Merasakan sakit ini tanpa berbagi ataupun mengajak orang merasakan sakit ini
Aku hanya tidak ingin aku menyakiti kalian karena kesakitan ini

Sungguh sakit ini sangat menyiksa hari-hariku apalagi tidurku
Sakit ini mengganggu kegiatanku dari mulai kuliah hingga memejamkan mata
Sudah hampir satu bulan aku menahan rasa sakit ini
Ya dari awalnya angin pantai anyer dan angin puncak yang merasuk ditubuhku
Aku masih berusaha tegar untuk terlihat sehat didepan kalian
Aku tak butuh obat karena aku tak suka obat
Dan aku yakin obat hanyalah penghilang rasa sakit sementara
Hanya semangat untuk kembali keadaan normal atau sehatlah sebenarnya yg menyembuhkan kesakitan ini

Hidung yang tersumbat saat malam hari membuatku sulit bernafas
Tenggorokan yang berdahak selalu membangunkan aku saat tidur
Kepalaku yang muter-muter saat berjalan hingga badanku yang bersuhu rendah dan tinggi
Ya aku meriang, pusing, flu, batuk
Apalagi ditambah amandelku yang membengkak sehingga membuatku sakit saat menelan
Tapi aku tidak ingin amandelku diambil, biar dia hidup dalam tubuhku

Kesakitan yang paling menyiksa adalah suaraku hilang
Aku terbata-bata saat melakukan presentasi dikelas
Aku hanya bisa bertepuk tangan saat menjadi supporter pertandingan basket
Aku cuma bisa diam
Hey kemana suara?
Aku butuh kamu
Hey aku berlari mengejarmu namun kau juga berlari
Entah berlari karena aku mengejarmu atau kamu berlari mengejar yang lain
Dan aku mulai lelah mengejarmu hingga akhirnya aku sesak nafas
Hey suara kembalilah padaku, kau milikku


Saat ini aku hanya memohon diberikan mukjijatMU untuk bisa sembuh
Bahkan lupa akan kesakitan ini dalam waktu yang sangat cepat
Egoiskah aku yang memohon segalanya padaMU tanpa aku lakukan semua perintahmu?
Tanpa menjauhkan semua laranganMU?
Ya 4JJ ampunilah hambaMu
Aku hanya ingin mengucap
Tolong kembalikan suaraku...........


@ home 12 May 2010, 03:14
-na yang tak berdaya karena harus terdampar dikasur dengan selimut-