Friday, June 25, 2010

New Love

Ternyata semua yang kita inginkan itu bisa tercapai dengan percaya dan yakin kalo kita pasti bisa. Akhirnya penantian selama ini, aku bisa memiliki sesuatu yang baru dan berharap bisa membantuku meredam kejenuhan yang ada.
This is the new love :
Nikon D5000
Sudah lama sekali pengen punya ini barang gara-gara ngiler banget kalo lagi pergi ke alam liat orang-orang bawa ini barang apalagi kalo lagi CFD di thamrin setiap akhir bulan.  Semoga barang ini bisa selalu setia menemaniku dikala aku senang maupun sedih. My new love name is "Dodos".....
Ini gambar-gambar yang berhasil di jepret dari seorang yang amatir tentang photography:

-na yang punya hobby baru-
@ home 25 Juni 2010, 17:32

Monday, June 21, 2010

Pasti Ada

Terlintas tiba-tiba saja dipikiran jika memang semua mimpi tidak bisa tercapai, mungkin ada hal-hal yang akan tetap seperti sebelumnya atau sepeti saat-saat ini tapi bisa juga ada hal yang akan berubah. Entah kenapa keyakinan pasti ada kerinduan antara aku dan kau....



source gambar


Untukmu....
Kerinduan untuk mamah yang perhatian padamu
Kerinduan akan manjanya si gones kepadamu
Kerinduan akan rumah punai
Kerinduan akan tertidur lelap melepas lelah
Kerinduan berlibur bersama keluarga
Kerinduan akan keramaian keluarga besar
Pasti Ada Kerinduan itu

Namun mungkin akan lebih banyak untukku....
Kerinduan akan salat berjamaah denganmu, dari mulai subuh hingga isya
Kerinduan akan panggilan "Jelek" dari mulutmu
Kerinduan akan melihatmu tidur lelap
Kerinduan akan tidur disampingku bersama adik-adik yang lain
Kerinduan akan sarapan pagi bareng kamu
Kerinduan akan meyiapkan keperluan kamu dipagi hari
Kerinduan akan waktu 20 menit menuju rumahmu
Kerinduan akan berangkat dan pulang bareng
Kerinduan akan tanganmu menyuapiku saat makan
Kerinduan akan perjalanan panjang di kereta
Kerinduan akan perjalanan panjang di bus
Kerinduan akan perjalanan panjang di motor
Kerinduan akan perjalanan panjang di mobil
Kerinduan akan melihat ribuan bintang dipinggir pantai
Masih banyak lagi kerinduan yang lain
Pasti Ada Kerinduan itu

-na yang yakin semua itu pasti ada-
@ home 21 Juni 2010, 20:46

Wednesday, June 9, 2010

Just 4 u mom

Dua hari sebelum tanggal kelahhiran mamah, memberi usul ke ade dan kk patungan beli kado untuk mamah. Alhasil usul itu diterima oleh kk, ade, pacar dan pacarnya kk, jadi banyak khan yg ikut patungan. Hahahahaha.... Apalagi si pacar bersedia membelikan cake juga untuk mamah, senangnya punya pacar baik hati (promosi dikit).
Satu hari sebelum hari H dijadwalkan mencari kado dulu bersama pacar. Setelah dari pagi sampe siang nunngu SIM keliling dari Polda yg gagal di Masjid Al-Azhar (menurut info dari web TMC Polda) terus meluncur ke campuz balik lagi ke Masjid AL-Azhar baru menuju ITC Ambasador Kuningan. Dan ini yang kita beli untuk mamah.....


Setelah mendapatkan kado tersebut, kembali mencari SIM keliling di Masjid Istiqlal (menurut info dari web TMC Polda) tapi tidak terlihat juga. Akhirnya menghantam hujan kecil dari sana sampe kemang ampera dan akhirnya ganti mobil dirumah pacar. Kebetulan ade sm mamah lagi keluar sekalian cari makan jadi jemput. Sore itu mamah minta anter kermh sodara untuk tahlilan 3harian wafat sodara. Si pacar memberi ide hanya ngedrop mamah terus cari cake, akhirnya bersama ade dan pacar menuju Harvest untuk membeli Coklat Tiramisu. Karena waktu masih lama menunggu mamah selesai tahlilan jadi kita menghabiskan waktu ke 711, sekedar minum dan makan makanan ringan. 

Hari H tepat pukul 00:00 masuk menuju kamar mamah bersama ade, kk, pacar, pacarnya kk dan seorang sepupu. Aku masuk mematikan lampu, ade bawa cake dan kk bawa kado tapi tak ada yang berani bangunkan mamah tidur akhirnya aku loncat-loncatan dikasur mamah untuk membangunkan mamah. Tiup lilin tanpa make a wish secepatnya dilakukan mamah karena ngantuk banget, tapi ketika buka kado dari kita langsung melek sambil langsung kotak-katik tuch HP. Memang mamah lagi kepengan tuch HP, katanya murah tapi katanya multifungsi. Dengan memberi ucapan dengan ciuman dari anak-anaknya sudah terlihat jelas mamah bahagia. 


Jam 07.00 pacar sms ngajak kita ke carita, dengan semangat mamah langsung mandi untuk siap-siap. Jam 08.30 pacar sudah sampai dirumah dengan membawa sarapan untuk kita. Setelah sarapan dihantap abis dan semua sudah siap untu berangkat. Jam 09.00 meluncur dari rumah, perjalanan kurang lebih 3 jam akhirnya jam 12.00 sudah tiba dianyer. Kita maen air di pasir putih, dipingiran pantai kena air ombak rasanya pengen nyemplung apalagi ade yang dah 15 tahun gak pernah kepantai lagi. 
mamah, de ines, aku, teh ninis
pacar dan aku
aku, agung (sepupu), ines, ninis
Jam 14.30 makan seafood disekitar anyer yang harganya 2-3 kali lipat harga di D'cost. hahahaha
Tidak lupa minum dua kelapa muda untuk rame-rame. Pokoknya ini semua hanya untuk mamah dari kita terutama si pacar yang dah bersedia mengeluarkan dana banyak untuk hari ulang tahun mamah.
Jam 18.45 tiba dirumah lansung nonton bola bersama. Oh iya kata mamah:
Hari ini hari ulang tahun bahagia yang tak terkira dan tak berakhir. Selama menikah dengan apih, saat hari ultah belum pernah diajak pergi khusus jalan-jalan. Terima kasih anak-anakku untuk hari ultah mamah.
Senangnya bisa membuatmu bahagia mah, semoga aku tidak lagi membuatmu meneteskan air mata dan semoga aku tidak pernah menjatuhkan segala harapmu pada anakmu ini.

We Love U mom....

-na mencoba selalu bahagiakan mamah-
@ home 6 Juni 2010, 21:05

Tuesday, June 1, 2010

Sulit Menjawab

Tiba-tiba teringat pertanyaan-pertanyaan yang selalu alm apih ajukan saat aku membawa teman laki-laki kerumah. Ini semua karena memang aku yang jarang membawa teman laki-laki seorang diri kerumah, biasanya kalo ada teman laki-laki pasti rame-rame. Dari aku duduk dibangku SD memang beliau lebih senang aku main dirumah ngumpulin temen-temen, biar anaknya tak keluyuran. Tapi semenjak aku mendapat gelar MAHAsiswi, aku mulai jarang membawa teman laki-laki kerumah karena mulai ditanya-tanya oleh beliau, jadi hanya orang-orang tertentu yang aku bawa hingga pintu atau dalam rumah. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar dilontarkan oleh orang tua kepada anak perempuannya tapi terkadang sulit menjawabnya. Berikut pertanyaan yang beliau ajukan:
"Itu siapa na?"
"Kenal darimana?"
"Rumahnya dimana?"
"Kuliah atau kerja?"
"Kerja dimana?"
"Udah berapa lama kenal?"
"Udah berapa kali ketemu?"
"Udah pergi kemana aja? Ngapain?"
Bayangin repotnya harus menjawab pertanyaan itu semua walaupun sebenernya masih wajar.  Mungkin betapa takutnya beliau memiliki anak perempuan karena memang ada kejadian yang membuatnya khawatir akan anak perempuannya. Kejadian akhir-akhir ini mengingatkan aku  pada situasi dua tahun yang lalu dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Saat itu aku memang tidak ingin berbohong tetapi juga tidak harus jujur jadi aku sedikit memanipulasi jawabannya. Saat itu pertanyaannya membuat aku tak tahu harus jawab apa, jadi terkadang pasti kita akan berada di situasi "sulit menjawab". Mungkin saja lebih baik untuk tidak dijawab, mengalihkan pembicaraan daripada harus berbohong ataupun memanipulasi jawaban.

-na yg butuh jawaban-
@ home 1 Juni 2010, 19:46