Tuesday, June 1, 2010

Sulit Menjawab

Tiba-tiba teringat pertanyaan-pertanyaan yang selalu alm apih ajukan saat aku membawa teman laki-laki kerumah. Ini semua karena memang aku yang jarang membawa teman laki-laki seorang diri kerumah, biasanya kalo ada teman laki-laki pasti rame-rame. Dari aku duduk dibangku SD memang beliau lebih senang aku main dirumah ngumpulin temen-temen, biar anaknya tak keluyuran. Tapi semenjak aku mendapat gelar MAHAsiswi, aku mulai jarang membawa teman laki-laki kerumah karena mulai ditanya-tanya oleh beliau, jadi hanya orang-orang tertentu yang aku bawa hingga pintu atau dalam rumah. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar dilontarkan oleh orang tua kepada anak perempuannya tapi terkadang sulit menjawabnya. Berikut pertanyaan yang beliau ajukan:
"Itu siapa na?"
"Kenal darimana?"
"Rumahnya dimana?"
"Kuliah atau kerja?"
"Kerja dimana?"
"Udah berapa lama kenal?"
"Udah berapa kali ketemu?"
"Udah pergi kemana aja? Ngapain?"
Bayangin repotnya harus menjawab pertanyaan itu semua walaupun sebenernya masih wajar.  Mungkin betapa takutnya beliau memiliki anak perempuan karena memang ada kejadian yang membuatnya khawatir akan anak perempuannya. Kejadian akhir-akhir ini mengingatkan aku  pada situasi dua tahun yang lalu dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Saat itu aku memang tidak ingin berbohong tetapi juga tidak harus jujur jadi aku sedikit memanipulasi jawabannya. Saat itu pertanyaannya membuat aku tak tahu harus jawab apa, jadi terkadang pasti kita akan berada di situasi "sulit menjawab". Mungkin saja lebih baik untuk tidak dijawab, mengalihkan pembicaraan daripada harus berbohong ataupun memanipulasi jawaban.

-na yg butuh jawaban-
@ home 1 Juni 2010, 19:46

8 comments:

  1. Nanti kalau anak gadisnya sudah besar, tanpa sadar pertanyaan itu mengalir begitu saja, seperti yang saya alami sekarang terhadap anak gadis saya!

    ReplyDelete
  2. bohong itu dosa, tapi kalo tujuannya baik itu sih ada kebijaksaan yang lain,, hahahaha

    ReplyDelete
  3. yaa sama kayak emak gw.
    alasannya karena punya anak cwe.
    jadi harus hati2 diawasinnya.
    hehee.

    ReplyDelete
  4. Lebih baik katakan aja apa adanya Nai...

    ReplyDelete
  5. sama banget kek papa nya etha ... :p

    ReplyDelete
  6. @ aura pelupa: jadi pertanyaan yg tidak bisa dijawab diabaikan saja :p

    @ nuansa pena: iya maz pasti aku akn merasa nanti setelah berkeluarga, tetep sabar ya maz membesar ank gadismu :)

    @ apapa: yg penting dijawab ndrew :p

    @ fatmacit: sama kali semua bonyok boy tp akhirya tau kq alasan knp harus ditanya2 :)

    @ kang sugeng: memang seharusnya tapi terkadang ada situasi sulit menjawab dengan apa adanya :)

    @ anyin: bener k' proses cukup panjang

    @ etha: iya k' pasti sama ya semua bonyok tapi jangan kyk aku ya k', memanipulasi jawaban nanti nyesel klo papah dah gk ada :)

    ReplyDelete

Sobat berikanlah sepenggal katamu pada postingan sampah ini ^__^