Saturday, December 24, 2011

Selamat Jalan Bapak

3 tahun sudah aku kehilangan apih dan aku harus kehilangan lagi bapak
Bapak adalah kakek saya, kakek kami, ayah alm apih, ayah tante dan om om kami
Seminggu yang lalu beliau masuk ruang ICU setelah saya baru tiba dirumah, baru saja beberapa jam setelah menjenguk beliau di rumah POMAD Bogor
Aku tidak sekalipun menjenguknya selama di rawat di rumah sakit ya karena memang waktunya yang sulit
Perkataan beliau saat dirumah sakit "Nana mana? Kok gak jenguk bapak? Gak mau ketemu bapak?"
Semua menjelaskan bahwa aku sibuk kerja
Sama sekali tidak memiliki feeling apapun namun saat terkahir aku ke Bogor hanya aku dan pacar yg melihat seseorang menggunakan peci terlihat samar duduk di depan kamar bapak, ya hanya itu keanehan yang terlihat setalah kita memasuki garasi ternyata tidak ada orang satupun di depan kamar beliau



Jumat, 23 Desember 2011 
Pukul 15:12 tante menelepon aku yang masih sibuk mengerjakan deadline di kantor, suaranya dengan tangisan meminta semua kumpul di Bogor karena Bapak sudah tidak sadar, hanya terbaring di tempat tidur dan sudah mulai dibimbing dengan pengajian. Akhirnya jam 16:30 aku izin pulang cepat untuk menjemput mamah dan bungsu dirumah lalu lanjut ke Bogor sedangkan pacat menyusul.
Pukul 18:16 kami tiba di Bogor, air mata tidak tertahankan ketika melihat raut wajah bapak yang hanya tertidur mendengkur di kamarnya. Aku pun langsung mengambil Yassin untuk mendoakannya bersama si bungsu. Semakin lama keadaanya semakin lemah, keringat dinginpun membasahi wajahnya yang makin pucat. Setelah Isya seorang Ustadz dengan santrinya tiba untuk memimpin pengajian. Semua barang yang masih jadi kepercayaannya pun dikeluarkan untuk bisa di bersihkan dari segalanya, konon beliau orang yang masih percaya dengan ilmu keturunan. Setelah semua berkumpul dan semua anaknya pun sudah tiba, secara bergantian anaknya membimbing dengan membisikkan syahadat ditelingan akhirnya pukul 20:50 beliau menghembuskan nafas terakhirnya di hadapan seluruh anggota keluarga. 
Aku tidak lagi bisa menahan bendungan emosi ini, air mata dengan teriakan pun keluar dari mulut kami semua. Dan baru kali ini aku melihat sakaratul maut, saat alm apih pun aku tidak berada di hembusan nafas terakhirnya. Ya Allah semoga dosa beliau di ampuni dan diberikan surgaMu....

Sabtu, 24 Desember 2011
Aku ikut memandikan beliau, begitu juga seluruh anggota keluarga. Dan air mata tidak dapat lagi dibendung ketika kain kafan aku menutupnya untuk dimasukkan ke peti.
Pesan beliau minta dimakamkan di Taman Makam Pahlawan dan di ikuti dengan acara militer. Sebelum meninggal ternyata beliau sudah menyiapkan segala surat keperluan untuk pemakaman. Ini juga pertama kalinya aku melihat Pemakaman Militer dari awal hingga akhir.
Aku sangat bangga dengan Pahlawan kami : Bapak Purn. Letkol. H.R. Fachrudin bin Sastrawiredja

Sesuatu yang tidak dapat tercapai adalah beliau ingin menghadiri wisuda ku dan aku ingin beliau menjadi wali saat akad nikah ku nanti

@home 24 Des 12, 22:13
-na yang sedih kehilangan bapak-

Tuesday, December 6, 2011

Si Budi (part 2)

Setelah mengetahui makna Si Budi lalu sekarang akan berbicara apakah selalu baik Si Budi?
Bagaimana ketika Si Budi sering mencela orang lain? Berperilaku tidak sopan? Atau mungkin tidak memiliki akhlak?
Pantaskah masih disebut Si Budi? Berhasilkah Si Budi menjaga makna namanya?
Lalu bagaimana jika Si Budi tetap berhasil menjaga namanya namun rezekinya masih belum tercukupi?
Andai saja Si Budi tidak memiliki penghasilan tetap namun kebutuhannya sangat banyak
Segala usaha sudah dijalankan apalagi doa namun rezeki masih belum menghampirinya
Wajarkah jika ia meminjam uang pada orang lain? Atau dalam kata lain berhutan?
Dan bagaimana jika Si Budi tidak bisa membayar hutangnya?
Ya, ini yang disebut Hutang Budi
Ketika Si Budi tidak dapat membayar hutang budi


-na yang kembali bercerita Si Budi-
@ home 061211, 21:16

Si Budi (part 1)

Berbahagia untuk yang memiliki nama Budi karena sangat popular
Bukan maksudnya exist tapi semua orang memahami makna tersebut


Budi Pekerti adalah moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani hidupBudi secara partial adalah pikiran yang jernih dan baikBudi pekerti yang mulia antara lain dermawan, malu, jujur, menyampaikan amanat, rendah hati (tawadhu), cemburu, berani, santun, sabar, dan syukur. 
Jadi jagalah yang memiliki nama budi agar tetap pada maknanya
Ya, agar tetap menjadi sebuah arti yang sesungguhnya 




-na cerita si budi-
@ home 061211, 21:09

Monday, December 5, 2011

My Number

The New Jersey Futsal Team (my office)
And this is my number
And you know what? My jersey size now is M and fit with my body. So this shows that I'm fat :(



-na changed my t-shirt size-
@ home 051211, 21:35