Monday, March 5, 2012

Get Well Soonest

Sebuah kejadian yang membuat sangat khawatir setelah menerima telepon tadi sore dikantor:
Mamah (M): Na dmn? Masih dikantor? 
Saya (N): iya masih dikantor mah, kenapa mah?
M: Udah mau plg blm?
N: Belom mah, jam setengah 6 dari kantor. Kenapa mah?
M: Gak,  nanti jemput mamah di mbah uti ya. Tadi mamah jatoh naik motor diboncengin om asep terus kelindes kakinya.
N: Terus gpp mah? Sekarang gimana? (jantung berdetak gak beraturan)
M: Makanya langsung ke mba biar dipijit. Takutnya bengkak kalo diiinepin.
N: Oh yaudah, yaudah nanti nana jemput
M: Ati ati ya na
Setelah menutup telepon tersebut, menyelesaikan laporan  internal auditpun tidak konsen tapi harus cepat selesai biar bisa pulang tenggo. Jam 18:10 sampai di rumah mbah uti di Cijantung, disambut dengan adik adik. Sedih melihat mamah yg berbaring di bangku dengan kain tanpa celana, namun dia berusaha menunjukkan semua baik baik saja. Dia bercerita sambil memperagakan masih bisa jalan bahkan setelah jatuh dan terlindas kaki kananya masih bisa bangun sendiri dengan sambil bercanda menceritakannya. Aku sangat tahu sebenarnya beliau menahan rasa sakit, namun tidak ingin membuat kami khawatir. Beliau juga cerita betapa paniknya sang calon mantu yang mengirimkan sms dan memaksa untuk kedokter malam ini.


Kronologis:
Motor berjalan dengan kecepatan 20 km/jam lalu dari arah kiri ada mobil berjalan dan menyenggol motor, jatuh ke kanan dengan menyeret 5 meter lalu om terjepit motor dan mamah jatoh ke kanan lalu kaki kanan terlindas motor yang melintas dari belakang. Satu hal yang memang menjadi alasan kenapa tidak minta pertanggung jawaban sang sopir mobil, karena mata kiri om sudah agak rabun akibat glukosa. Namun entah mengapa motor yang melindas kaki kanan mamah tetap jalan kencang tanpa berhenti padahal menurut cerita mamah, motor yang tepat dibelakangnya saja ngerem dan membantu mamah juga om menepi. 
Lokasi:
Bypass dari arah RS.Pertamina menuju Cawang UKI
Korban:
Om luka luka di kaki, siku tangan dan agak keseleo tangan kanannya
Mamah kaki kiri bengkak pas tulang kering (celananyapun robek), kaki kanan berasa keram kebal dan luka-luka di tangan juga punggung kaki.
Namanya juga musibah, mungkin teguran untuk bisa lebih hai-hati dijalan atau mungkin teguran agar si om tidak boleh mengendarai motor lagi jauh-jauh.

Cepat sembuh ya mah, biar bisa beraktivitas kembali. Aku siap melayanimu :*










-na yang sedih melihat mamah-
@home 5 Maret 2012, 21:25

No comments:

Post a Comment

Sobat berikanlah sepenggal katamu pada postingan sampah ini ^__^